Tak Sesuai Spesifikasi, Dandim Loteng Bongkar Tiga Unit RTG

Lombok Tengah, Talikanews.com – Komandan Kodim (Dandim) 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan bersama Kordinator Wilayah (Korwil) Lombok Tengah dan tim fasilitator terpadu melakukan tindakan dengan cara membongkar tiga unit Rumah Tahan Gempa (RTG) akibat tidak sesuai spesifikasi.

Pembongkaran dilakukan di tiga titik di Kecamatan Batukliang Utara. Tindakan ini demi menjaga kualitas hunian korban gempa yang dibangun dari Dana Siap Pakai (DSP) Pemerintah Pusat.

Dalam penindakan pembongkaran yang dilakukkan tim fasilitator terpadu bersama Korwil dan pemilik rumah berlangsung di Dusun Stiling 1, stiling 2 dan Dusun Stiling 3 Desa Stiling Kecamatan Batukliang Utara Lombok tengah, Rabu 17 Maret 2021.

Sehari pasca tinjau lokasi RTG, Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, mengatakan, ada banyak catatan dan problem yang ditemukan terhadap rumah yang di bangun oleh para tukang. Oleh karenanya, dirinya memerintahkan tim fasilitator terpadu agar melakukkan pembongkaran terhadap tiga unit RTG yang di bangun tidak sesuai dengan spek yang ditentukan.

“Saya perintahkan supaya bangunan yang salah dan tidak sesuai dengan ketentuan harus dibongkar. Kemudian dibangun ulang sesuai spesifikasinya,” tegas Dandim.

Selain penindakan dan pembongkaran, ada juga langkah perbaikan dan perkuatan struktur bangunan. Dicontohkannya, besi yang tidak sesuai spesifikasi, pemasangannya yang tidak sesuai, pondasi bangunannya miring disisipkan besi tambahan.

‘’Pondasinya yang rapuh dan bengkok, atau bantalan cornya miring, ya harus kita bongkar,’’ kata dia.

Selain itu Dandim juga mengingatkan agar aplikator sebagai pihak ketiga yang teken kontrak dengan Pokmas, bertanggung jawab dengan membangun sesuai juklak juknis (RAB) bangunan sesuai rekomendasi.

‘’Kita jauh-jauh hari sudah ingatkan, untuk pembangunannya agar di sesuaikan dengan aturan dan tukang nya juga harus terus di awasi agar mereka tidak asal membangun tapi tau bagaimana aturan, ukuran dan bentuk rumah yang sesuai dalam gambar,”ujarnya Dandim.

Menurutnya, dalam pembangunan RTG tersebut Aplikator menggunakan tukang lokal bertujuan untuk memberdayaan masyarakat setempat namun sebaliknya para tukang tersebut jangan kerja asal asalan sehingga mempengaruhi kualitas bangunan milik korban gempa.

“karena Begitu rumah ini jadi, nanti akan kita serahkan kepada masyarakat untuk itu jangan sampai mengecewakan masyarakat,” tutupnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button