Gunung Rinjani belum Stabil, Berpotensi untuk Terjadi Letusan secara Tiba-tiba

Lombok Timur, Talikanews.com – Salah seorang penyusun laporan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung api Rinjani, Lalu Zulkarnain menyampaikan hasil pengamatan aktivitas Gunung api periode 4 Maret 2021, pukul 00.00-24.00 Wita bahwa, aktivitas vulkanik Gunung Rinjani masih belum dalam keadaan sepenuhnya stabil sehingga masih memiliki potensi untuk terjadi letusan secara tiba-tiba meskipun tidak dapat dipastikan kejadiannya

“Dengan kondisi aktivitas seperti saat ini maka jika terjadi letusan, potensi bahayanya diperkirakan utamanya berada di area tubuh G. Barujari yang berada di dalam Kaldera Gunung Rinjani. Berdasarkan potensi ancaman bahayanya, maka tingkat aktivitas Gunung Rinjani masih berada dalam Level II (Waspada),” ungkapnya dalam rilis resminya, Jumat 5 Maret 2021.

Oleh sebab itu, direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Rinjani dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas/berkemah di dalam area tubuh Gunung Barujari termasuk di area lava baru dan seluruh area di dalam radius 1,5 km dari kawah Gunung Barujari.

Kemudian, pendakian diperbolehkan kecuali di seluruh bagian tubuh Gunung Barujari (lihat poin 1), karena material lava letusan masih bertemperatur tinggi dan tidak stabil sehingga rawan untuk terjadi rockfall/longsoran batu.

Meskipun tidak dapat dipastikan, namun potensi letusan Gunung Rinjani masih ada. Oleh karena itu pendaki/pengunjung/wisatawan yang beraktivitas di luar radius 1,5 km dari Gunung Barujari maupun masyarakat di sekitar Gunung Rinjani diharapkan untuk selalu menyiapkan masker, penutup hidung dan mulut serta pelindung mata agar terhindar dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan iritasi mata jika terjadi letusan abu.

“Masyarakat di sekitar Gunung Rinjani diharap untuk tetap tenang namun tetap menjaga kewaspadaan, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Rinjani yang tidak jelas sumbernya,” saran Lalu Zulkarnain.

Dia memaparkan hasil pengamatan bahwa, Gunung api, Rinjani (3726 mdpl), Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Meteorologi, Cuaca cerah dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 19-24 °C dan kelembaban udara 93-94 persen. Volume curah hujan 10 mm per hari.

Secara visual Gunung jelas, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 15-25 m di atas puncak kawah.

Pada saat cuaca cerah CCTV lapangan gunung baru jari yang ada didalam kaldera danau segara anak teramati asap kawah..
Kemudian tektonik jauh (Jumlah : 3, Amplitudo : 5-36 mm, S-P : 17-26.5 detik, Durasi : 67-213 detik). Sumber data, KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Rinjani https://magma.esdm.go.id/ (TN-red)

Related Articles

Back to top button