Wakil Bupati Loteng Himbau Masyarakat Tetap di Rumah, tidak Pergi “Bau Nyale”

Lombok Tengah, Talilanews.com – Wakil Bupati Loteng, H M Nursiah mengimbau kepada masyarakat supaya tetap di Rumah, tidak ikut acara “Bau Nyale” atau menangkap cacing laut pada tanggal 3 – 4 Maret di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lombok.

Hal itu dikatakan untuk mencegah kerumunan dan penumpukan massa demi hindari penyebaran Covid-19. “Pemerintah daerah bersama,TNI-Polri menjaga ketat setiap pintu masuk menuju tempat penangkapan bau nyale yang berada di wilayah Kuta Lombok,” ungkapnya, Selasa 2 Maret 2021.

H M Nursiah mengatakan saat ini pendemi covid-19 di NTB masih terjadi, demi kebaikan bersama, masyarakat yang ingin datang “bau nyale” dihimbau agar tidak berkerumun saat kegiatan.

“Di kawasan pantai selatan itu banyak obyek tempat bau nyale seperti di Kute, Seger, Gerupuk, Torok Aik Beleq atau ke Selong Belanak. Artinya banyak alternatif lain masyarakat jika harus terpaksa pergi “bau nyale” supaya tidak terjadinya penumpukan masa disatu titik, tapi prokese covid-19 harus tetap dijaga,” ujar Nursiah.

Alangkah baiknya lanjut Nursiah, masyarakat lebih baik diam di rumah untuk menghindari terjadinya kluster baru penyebaran virus covid-19.

“Saya sarankan kepada masyarakat agar “bau nyale” kali ini mending diam di rumah,” pintanya.

Sementara itu, Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho menegaskan, untuk mengantisipasi terjadi penumpukan masa pada saat “bau nyala” pihaknya telah mengerahkan ratusan personil untuk menjaga tiap pos pos pintu masuk kelokasi bau nyale.

“Ia kita tetap pantau itu guna mencegah penularan covid-19,” ujar Esty

Selain itu Esty tidak segan-segan menyuruh balik jika ada masyarakat luar Kabupaten Lombok Tengah yang akan datang “bau nyala”.

“Demi keselamatan kita bersama dan agar tidak terjadinya kluster baru penularan covid-19, kami akan suruh balik jika ada masyarakat luar Kabupaten Loteng yang akan datang,” tutup Esty. (TN-03)

Related Articles

Back to top button