DPW NasDem NTB Rakornasus Ideologi Organisasi dan Kaderisasi menuju 100 Ribu e-KTA tahun 2024

Mataram, Talikanews.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem menggelar rapat koordinasi khusus (Rakornasus) Ideologi Organisasi dan Kaderisasi (IOK) dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) selama tiga hari secara virtual, pada tanggal 22 – 24 Februari 2021.

Rakornasus IOK itu membahas materi capaian 100 ribu e-KTA di Nusa Tenggara Barat hingga 2024 mendatang. ” Sampai saat ini, sebanyak 64 ribu kader NasDem sudah terdaftar dan memiliki e-KTA. Angka itu sudah melampaui target, namun ingin lebih dari 100 ribu menuju tahun 2024,” ungkap Ketua DPW Nasdem NTB, H Muh. Amin, Senin 1 Maret 2021, di Mataram.

Mantan Wakil Gubernur NTB ini menegaskan, e-KTA sangat penting untuk memastikan bahwa keanggotaan partai itu penting. “Seseorang itu harus dipastikan benar-benar mau menjadi kader partai dibuktikan memiliki e-KTA,” kata dia.

Muh. Amin menjelaskan, saat ini kader Partai NasDem yang sudah terdaftar e-KTA sudah mencapai 103 persen, tinggal sebaran hingga tingkat Dusun, bila perlu tingkat RT, ada kader partai, tidak hanya menumpuk di satu tempat saja misal kepungurusan DPD dan Ranting.

Muh. Amin mengaku, penguatan struktur Partai NasDem di NTB sudah mencapai 100 persen di tahun 2021 yakni pengurusan dari DPW sampai Ranting. Sehingga, menjelang tahun 2024 nanti, ketika ada verifikasi maka, Partai NasDem sudah lengkap persiapan pileg 2024.

Disinggung soal materi Ideologi? Muh. Amin menambahkan yakni kaitan dengsn visi dan misi Partai. Karena, Nasdem ini merupakan gagasan dan modern yang terbuka untuk siapapun, serta tidak membatasi keanggotaan.

“Semuamua komunitas, ras, suka, adat bisa masuk bergabung di Partai NasDem,” tuturnya.

Muh. Amin juga sedang mempersiapkan penguatan bidang cyber, terhadap Media Sosial (Medsos) masing-masing kepenggurusan supaya, apa yang menjadi kegiatan Partai bisa dipublikasikan sehingga masyarakat mengetahui kinerja Kader Partai.”Ini nantinya akan ada kerjasama dengan media. Masih proses penyempurnaan”, cetusnya.

Terakhir, dalam rapat tersebut, pengurus membahas pendanaan Partai dari Iuran anggota. Iuran itu nantinya untuk mempermudah Kader yang akan maju di Pileg tahun 2024 mendatang, dalam hal dana.

“Iuran itu kita serahkan ke DPP dan akan dikembalikan ke masing-masing pengurus pada saatnya yakni ketika Pileg, bertujuan meringankan para Caleg membayar saksi di setiap TPS,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button