Hutan Gundul, Dompu NTB Dilanda Banjir, Ratusan KK dan 50 Hektare Lahan Pertanian Terendam

Dompu, Talikanews.com – Ratusan masyarakat Kecamatan Hu,u Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat Barat, berduka. Ratusan kepala keluarga rumahnya terendam, begitu halnya sekitar 50 hektare lahan pertanian ikut terendam dan fasilitasi umum.

Kepala pelaksana BPBD Dompu, Jufri, ST. M.Si membenarkan kejadian banjir yang menimpa masyarakat Kecamatan Hu’u.

“Banjir terjadi sekitar pukul 01.30 Wita Minggu 28 Februari 2021. Itu disebabkan karena tingginya intensitas hujan dan banyak lahan tandus akibat penebangan liar,” ungkapnya.

Jufri menuturkan kronologis, pada Minggu, 28 Februari 2021, pukul 01.30 wita, terjadi hujan intensitas tinggi. Selain itu, banyak lahan tandus akibat penebangan liar sehingga mengurangi penyerapan air tanah dan banyaknya penumpukan sampah juga sedimen di area aliran sungai yang mengakibatkan terjadinya pendangkalan dan penyumbatan aliran air sungai.

“Selain intensitas hujan tinggi, Hutan di wilayah setempat sudah gundul semua sehingga tidak bisa menahan debit air,” kata dia.

Jufri merincikan korban terdampak, di Dusun Daha Barat sebanyak 105 KK,
Dusun Sori Rewa 85 KK, di Dusun Asi Peke 50 KK, Dusun Daha Timur 40 KK, Dusun Tolo Ndaja 80 KK, di Dusun Tolo Rodi 63 KK dan
Dusun Fo,o Kompo sebanyak 20 KK rerendam banjir.

Selain itu, sebanyak 36 unit rumah warga hanyut, satu pagar masjid ikut tergerus air dan sekitar 50 hektare lahan pertanian ikut terendam.

Adapun upaya dilakukan tim BPBD yakni melakukan penanganan korban terdampak banjir, pendistribusian logistik serta penyaluran air bersih untuk warga terdampak banjir.

“BPBD Dompu juga melakukan monitoring melalui media sosial untuk memantau perkembangan saat ini. Kemudian menyiagakan personil untuk mengantisipasi kejadian-kejadian lain yang sewaktu-waktu akan terjadi,” ujarnya.

Jufri menambahkan, saat ini kondisi banjir sudah mulai surut. Tim masih memberikan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak. (TN-red)

Related Articles

Back to top button