Sidang Ketiga di PN Praya, Pemilik Pabrik Tembakau yang Melaporkan Empat IRT Meminta Maaf

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pengadilan Negeri (PN) Praya kembali menggelar sidang lanjutan Ketiga terhadap Empat Ibu Rumah Tangga (IRT) yang dituduh merusak atap Pabrik Tembakau UD. Mawar Putra milik H Suwardi, di Dusun Eyat Nyiur Desa Wajagesang Kopang.

Dihadapan majelis hakim, JPU, kuasa hukum terdakwa, pada sidang ketiga, Jumat 26 Februari 2021, pemilik UD. Mawar, H M Suwardi, meminta maaf.

Pada sidang yang agenda penyampaian tanggapan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas esepsi dari Pendamping Hukum (PH) terdakwa berjalan lancar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Pidia Novianti SH. MH membacakan tanggapan esepsi PH terdakwa yang intinya, tetap memegang pada surat dakwaan dengan nomor reg.Perk.PDM-05 / Praya / 02/2021 tanggal 17 Februari 2021 yang mana terdakwa telah dikenakan pasal 170 ayat 1 KUHP.

Seusai JPU membacakan tanggapan esepsi PH terdakwa selanjutnya Ketua Majelis Hakim memberikan waktu kepada korban H. Suwardi pemilik UD. Mawar Putra yang hadir di persidangan untuk menyampaikan beberapa hal.

Dalam kesempatana itu H. Suwardi pemilik Pabrik Tembakau menyampaikan bahwa keluarga besarnya telah memaafkan Empat orang IRT yang mejadi terdakwa dan diakuinya sudah tidak ada dendam dan sakit hati lagi.

Selain itu H. Suwardi juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat NTB jika ada salah kata yang telah iya perbuat.

“Saya bersama keluarga besar telah memaafkan para terdakwa dan saya memohon kepada majelis hakim agar para terdakwa dibebaskan dari semua dakwaan,” ujarnya H Suardi di hadapan majelis hakim.

Untuk di ketahui sidang berikutnya Ketua Majelis hakim memutuskan persidangan akan dilanjutkan pada tanggal 1 Maret 2021 dengan agenda putusan sela.(TN-03)

Related Articles

Back to top button