Forum Rakyat Bersatu Peduli Kemanusiaan Nyalakan Api keadilan bagi Empat IRT dan Dua Balita yang di Penjara

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kasus penahanan Empat Ibu Rumah Tangga (IRT) dan Dua Balita oleh Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, lantaran diduga melakukan pengerusakan atap gedung perusahaan Tembakau di Kopang. Menggugah rasa kemanusiaan berbagai kalangan.

Kali ini muncul dari forum rakyat bersatu peduli kemanusiaan, terpanggil untuk menyalakan api keadilan.

Koordinator Forum, Apriadi Abdi Negara siap menjaga Marwah hukum di Lombok Tengah yang saat ini seakan mempertontonkan proses penegakan hukum tidak mewujudkan keadilan dan Hati nurani dalam berhukum dengan memenjarakan empat orang Ibu Rumah Tangga beserta dua anak balitanya.

Empat IRT itu diduga melakukan pelemparan terahdap salah satu kapitalisme yaitu Perusahaan Rokok di Lombok.

“Rasa kemanusiaan ini menggugah kami membuat Gerakan ditengah keterpurukan praktik berhukum di Gumi Tatas Tuhu Trasna,” ungkapnya, Jumat 19 Februari 2021.

Baginya, Aparat Penegak Hukum, dalam mewujudkan menunjukkan realitas ketidakadilan hukum, terutama yang menimpa kaum proletariat (rakyat jelata) yang melawan Kapitalisme perusahaan rokok itu.

“Sudah saatnya kita melakukan aksi dan mengepung Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Praya. Ini wujud usaha untuk keluar dari belenggu atau penjara hukum yang bersifat positivistik dan legalistik yang tidak mampu menghadirkan wajah keadilan hukum dan masyarakat substantif. Kalau kita hanya mengandalkan teori dan pemahaman hukum secara legalistic-positivistik berbasis pada peraturan tertulis (rule bound) belaka, maka kita tidak akan pernah mampu untuk menangkap kebenaran dan keadilan,” kata dia.

Apriadi mengatakan, dirinya tidak anti undang-undang ataupun hukum yang digunakan sebagai dasar pembenaran pelanggaran hukum. Malah tetap menjunjung tinggi aturan hukum. Namun jangan mau terpasung oleh aturan-aturan saja tanpa melihat nilai moral dan sosial itu.

Hal ini dikatakannya karena harapan rakyat adalah nilai moral dan sosial dan dirinya selalu berharap supaya hukum itu selalu menghadirkan keadilan kepada rakyat. (TN-red)

Related Articles

Back to top button