Diresmikan, Bupati Loteng Prioritaskan Pedagang Lama Menempati Pasar Renteng

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pasar Renteng Kecamatan Praya, resmi ditempati pasca dibangun hampir selama satu tahun. Perismian itu dilakukan Bupati, Wakil Bupati, Direktur Prasarana Strategis Kementerian PUPR Iwan Suprijanto, seluruh Forkopinda dan OPD Lingkup Pemda Loteng.

Bupati Lombok Tengah H Moh Suhaili FT menegaskan, yang akan menempati Los pasar adalah para pedagang yang sebelumnya berjualan ditempat tersebut.

Hal ini dikatakannya karena, dahulu, pedagang yang berjualan di pasar tradisional renteng ini sempat dilanda musibah kebakaran tahun 2018, menghanguskan seluruh bangunan pasar dengan korban pedagang sekitar 1.719 pedagang.

“Hari ini pasar Renteng akan kembali menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat. Alhamdulillah kehadiran kita ini sebagai saksi dalam rangka peresmian pasar rakyat, tentu hal ini dapat menjadi catatan sejarah baru yang kita torehkan untuk pembangunan ekonomi masyarakat kedepan,” ungkapnya, Rabu 10 Februari 2021.

Suhaili berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan Kementerian Perdagangan yang telah memberikan perhatian luar biasa, sehingga pembangunan pasar Renteng ini dapat terselesaikan tepat waktu.

Pasca peresmian ini, Bupati dua periode ini berharap penggunaan pasar segera di operasikan agar ekonomi masyarakat kembali pulih dengan begitu kesenjangan dan ketimpangan ekonomi dapat teratasi.

Sebelum menuju kesana, masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan terlebih dahulu, yakni memproritaskan pedagang yang lama untuk menempati pasar. Kemudian memperhatikan beberapa sarana yang belum tersedia terutama di luar bangunan pasar. Untuk pembangunan pagar pasar , area parkir dan sejumlah sarana lainnya Pemda Loteng telah menganggarkan dana sebesar Rp 1,6 miliar.

“Dengan telah diresmikan pasar ini saya berpesan pada kita semua agar keberadaan pasar renteng yang baru ini dapat kita jaga bersama dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi atas keberadaan pasar ini,” terangnya

Sementara itu, Direktur Prasarana Strategis Kemetrian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan, guna pemulihan ekonomi nasional pihaknya melakukan upaya percepatan penyelesaian pembangunan ini sehingga pasar ini telah berhasil diselesaikan pada 30 Desember 2020.

“Pasar Renteng Praya dibangun sejak bulan Desember 2019 lalu dan rampung pada 30 Desember 2020 dengan nilai kontrak cukup pantastis Rp 127 miliar lebih. Ini upaya dukungan kami Kementerian untuk pemulihan ekonomi nasional yang saat ini sedang terdampak adanya covid-19,” terang Iwan.

Pasar Renteng ini sebagai upaya untuk meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang lebih aman lebih nyaman bersih tertata dan lebih memiliki nilai sekaligus menjadi ikon baru untuk Kabupaten Lombok Tengah.

“Kami harapkan bangunan ini sudah menjadi ikon baru dari Kabupaten Lombok Tengah khususnya Kota Praya dan dapat menjadikan sumber pemulihan ekonomi baru di tengah pendemi,” tutupnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button