Penerima PKH di Provinsi NTB Berkurang, Wakil Gubernur Tak Khawatir

Mataram, Talikanews.com – Proses validasi calon penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk di Kabupaten/Kota Provinsi NTB telah tuntas. Dari data calon Penerima sebanyak 43.471 Kepala Keluarga (KK). Sebanyak 10 ribu lebih KK yang gagal masuk karena tidak memenuhi persyaratan, alias berkurang dari kuota yang diberikan pemerintah pusat.

Terkait hal itu, Wakil Provinsi NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah justru tidak khawatir dari data yang tidak memenuhi syarat tersebut, justru membuat Pemprov NTB akan berusaha membangun berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kemensos.

“Kita berkoordinasi dengan Kemensos agar kuota yang berkurang dikarenakan data yang tidak memenuhi syarat tersebut bisa diganti dengan calon penerima lainnya,” ungkap Rohmi, Senin 8 Februari 2021.

Bagi Rohmi, penggantinya itu tentu berpatokan pada sumber data tetap dari DTKS yang ditentukan  oleh Kemensos RI.

“Saya sudah perintahkan Kadis Sosial untuk menjadikan hal ini perhatian khusus,” kata dia.

Yang paling penting lanjutnya, pergunakan bantuan tersebut nantinya sesuai peruntukan yang telah ditetapkan Kemensos.

“Saya tekankan kepada para penerima PKH supaya pergunakan bantuan itu sesuai yang ditetapkan oleh Kemensos,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button