Banyak Villa “Liar” Berdiri di Loteng Selatan, Dewan NTB Wacanakan Sidak

Lombok Tengah, Talikanews.com – Salah seorang Dewan Wakil Rakyat Daerah (DPRD) Loteng, Daerah Pemilihan (Dapil) Delapan, H L Pelita Putra menyebut banyak bangunan jenis Villa liar berdiri di wilayah kawasan wisata Loteng selatan. Sehingga merusak ruas jalan seperti ruas Kuta-Selong Belanak, Longsor akibat Bronjong tergerus keberadaan Villa di bawah.

Oleh sebab itu, politisi PKB ini akan meminta Dinas perizinan supaya perketat analisis dampak lingkungan (Admal) atau UKL/UPL agar tidak sembarang membangun.

“Tebing atau bronjong nya amblass karena di bawahnya dikeruk, ada bangunan yang sdng dibuat persis di pondasi bronjong sehingga ketika hujan deras dan beban air tinggi, yakin pasti ambroll. Buktinya Ruas jalan Kuta-Selong Belanak sudah longsor,” kata dia.

Menurutnya, fenomena maraknya bangunan liar di wilayah selatan kawasan pariwisata Lombok Tengah mengancam banyak fasilitas umum akan rusak tergerus banjir.

“Kita menyaksikan banyak sekali bangunan berdiri di lereng bukit itu. Mestinya perketat AMDAL, UKL/ UPL nya. Saya khawatir banyak bangunan liar tidak memenuhi persyaratan,” cetusnya.

Adanya dugaan banyak bangunan tanpa izin, L Pelita berencana akan gelar inspeksi mendadak (sidak) dan akan mendorong supaya menjadi perhatian Pansus RTRW, terlebih Raperda tersebut belum selesai di godok.

“Lombok Tengah sebagai destinasi wisata masa depan, tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama dengan daerah wisata terdahulu,” tegasnya.

Lalu Pelita mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi resiko khususnya pengguna jalan Kuta-Selong Belanak sebaiknya tidak melintasi jalan itu. Terlebih roda 4, apalagi Bus karena sangat riskan kecelakaan akibat ruas jalan itu longsor disebabkan adanya bangunan Villa di bawah Bronjong. (TN-red)

Related Articles

Back to top button