Dewan NTB Sebut “Zero Waste” Hebat Diatas Kertas, Ini Penyebabnya

Mataram, Talikanews com – Program zero waste” atau bebas sampah yang kini tengah digaungkan oleh Pemprov NTB hanya hebat diatas kertas. Ini semua disebabkan minimnya koordinasi, seperti disampaikan salah seorang anggota DPRD NTB, Akhdiansyah.

Fraksi PKB ini menyebut, praktek di lapangan terkait program yang sempat dibanggakan pasangan Zul-Rohmi itu dinilai belum optimal dan tidak pernah menyentuh masyarakat.

Akhdiansyah melihat banyak program “zero waste” yang sejatinya diperuntukkan kepada masyarakat, melalui pembentukan kelompok bank sampah ternyata tidak sesuai karena dinilai hanya menguntungkan kelompok tertentu.

“Kami banyak menerima laporan dan pengaduan masyarakat yang mempertanyakan program ini, karena merasa tidak pernah diakomodir. Padahal, mereka sudah mengajukan usulan, tapi tidak pernah mendapat respon, meski programnya banyak,” ungkap Akhdiansyah Rabu 3 Februari 2021.

Selain itu, sapaan Guru Toi menyinggung soal koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota terlihat tidak berjalan maksimal sehingga terkesan jalan sendiri-sendiri.

Padahal anggaran yang dikucurkan tahun 2019 untuk program tersebut cukup besar.

“Provinsi itu sifatnya koordinasi, kabupaten kota tinggal kerja. Tapi rupanya itu tidak berjalan, terbukti di beberapa tempat sampah masih ditemukan berserakan. Buktinya Gubernur sampai turun melihat sampah di wilayah Kota Mataram, sehingga wajar kita pesimis program ini akan berhasil,” kata dia.

Terkait hal itu, pihaknya berharap program “zero waste” dapat di evaluasi oleh Pemprov NTB, sehingga kedepan program yang telah digaungkan gubernur dan wakil gubernur tersebut bisa berjalan maksimal.

“Kenapa kita sampaiakan sikap seperti itu, supaya program ini berhasil dan sukses,” tandasnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button