DPRD Loteng Geram, Dorong APH Usut Pengecer Pupuk Nakal

Lombok Tengah, Talikanews.com – Para Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Loteng mulai geram atas kelangkaan Pupuk. Bahkan mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut tuntas pengecer yang Nakal.

Ketua Komisi II DPRD Loteng, H Lalu Kelan minta APH usut pengecer yang memperjual belikan pupuk jatah milik petani. Parahnya lagi, mengalihkan jatah petani di wilayah setempat ke desa lain yang bukan haknya.

“Pupuk itu tidak boleh di jual atau dialihkan ke petani di desa lain, karena semua petani yang ada di Lombok Tengah ini sudah di data berdasarkan RDKK,” ungkapnya, Kamis 28 Januari 2021.

Sebagai wakil rakyat, sangat mendukung APH mengusut pelaku pengecer nakal tersebut. Jika APH tidak bisa menindak tegas pelaku yang tangkapnya beberapa waktu lalu, perlu di pertanyakan ada apa?.

“APH jangan lembek dalam menindak tegas pengecer pupuk yang berhasil di tangkap kemarin, jika terbukti jangan ragu menindaknya supaya ada efek jera,” tegas Kelan

Politisi Partai Golkar ini menyarankan Dinas Pertanian dan Perternakan Lombok Tengah untuk melakukan validasi ulang RDKK, agar data luas lahan pertanian dan jumlah pemilik lahan benar real sesuai fakta di lapangan.

“Menurut saya RDKK yang ada di Dinas Pertania masih kurang valid, dibuktikan masih ada petani yang belum mendapatkan jatah pupuk bersubsidi. Untuk itu saya sarankan Dinas kembali validasi RDKK itu agar jangan terjadi tumpang tindih penerima,” papar Kelan.

Dia juga mengakui bahwa saat menggelar reses di wilayah binaannya, banyak masyarakat yang mengeluhkan kelangkaan pupuk itu. Padahal, saat ini masyarakat sangat membutuhkan pupuk tersebut.

“Dalam reses itu, banyak masyarakat meminta agar pupuk tidak dipersulit lagi. Untuk itu kami akan koordinasi dengan semua stekholder untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tutupnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button