Penduduk NTB Bertambah 81,99 Ribu Setiap Tahun

Mataram, Talikanews.com – Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat merilis hasil Sensus Penduduk 2020. Dimana, jumlah penduduk NTB mengalami peningkatan mencapai 5,32 juta jiwa, kata lain sebanyak 81,99 ribu penambahan setiap tahun.

Kepala BPS Provinsi NTB, Suntono menyampaikan, SP2020 mencatat penduduk Nusa Tenggara Barat pada bulan September 2020 sebanyak 5,32 juta jiwa. Hasil SP2020 dibandingkan dengan SP2010 memperlihatkan penambahan jumlah penduduk sebanyak 819,88 ribu jiwa atau rata-rata sebanyak 81,99 ribu setiap tahun.

Suntono menjelaskan, dari 5,32 juta penduduk NTB itu sebesar 92,06 persen atau sekitar 4,90 juta penduduk berdomisili sesuai Kartu Keluarga (KK). Sementara sebesar 7,94 persen atau sekitar 422,48 ribu penduduk lainnya berdomisili tidak sesuai KK.

Jumlah ini merupakan indikasi banyaknya penduduk yang bermigrasi dari wilayah tempat tinggal sebelumnya karena sekarang sudah tidak tinggal pada alamat yang tercatat pada KK.

Sehingga lanjutnya, struktur penduduk dapat menjadi salah satu modal pembangunan ketika jumlah penduduk usia produktif sangat besar. Hasil SP2020 mencatat mayoritas penduduk Nusa Tenggara Barat didominasi oleh generasi Z dan milenial.

Sedangkan proporsi generasi Z sebanyak 28,62 persen dari total populasi dan generasi milenial sebanyak 27,24 persen dari total populasi Nusa Tenggara Barat. Kedua generasi ini termasuk dalam usia produktif yang dapat menjadi peluang untuk mempercepat percepatan pertumbuhan ekonomi.

Kalau bicara persentase penduduk usia produktif (15-64 tahun), terus meningkat sejak tahun 1971. Pada tahun 1971 proporsi penduduk usia produktif adalah sebesar 52,56 persen dari total populasi dan meningkat menjadi 69,77 persen di tahun 2020. Perbedaan yang tajam antara persentase penduduk usia produktif dan non produktif (0-14 tahun dan 65 tahun ke atas) terlihat lebih tajam di tahun 2020.

Kemudian lersentase penduduk usia produktif yang lebih besar dibandingkan penduduk usia non produktif tersebut menunjukkan bahwa Nusa Tenggara Barat telah berada pada era bonus demografi.

Pada SP2020, mencatat jumlah penduduk laki-laki di Nusa Tenggara Barat sebanyak 2,656 juta orang, atau 49,93 persen dari penduduk.

Sementara, jumlah penduduk perempuan di Nusa Tenggara Barat sebanyak 2,664 juta orang, atau 50,07 persen dari penduduk. “Dari kedua informasi tersebut, maka rasio jenis kelamin penduduk Nusa Tenggara Barat sebesar 99,71, yang artinya terdapat 99 laki-laki per 100 perempuan di NTB pada tahun 2020,” kata dia.

Suntono menambahkan, dengan luas daratan NTB sebesar 20,12 ribu kilometer persegi, maka kepadatan penduduk sebanyak 264 jiwa per kilometer persegi.

Angka ini meningkat dari hasil SP2000 yang mencatat kepadatan penduduk Nusa Tenggara Barat sebanyak 107 jiwa per kilometer persegi dan hasil SP2010 yang mencapai 223 jiwa per kilometer persegi. (TN-red)

Related Articles

Back to top button