Polres Lobar Buka Kedok Kafe Karaoke Plus Prostitusi, Ditemukan Partner Song Sedang Berhubungan Badan dengan Pelanggan

Lombok Barat, Talikanews.com – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Lombok Barat membongkar kedok kafe karaoke yang menyediakan prostitusi di wilayah Batulayar Senggigi, Nusa Tenggara Barat, Senin malam 18 Januari 2021.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq, mengatakan salah satu kafé Karaoke ini menyediakan sarana untuk perbuatan prostitusi.

“Kafé ini, selain sebagai tempat karaoke juga menyediakan fasilitas perbuatan prostitusi,” ungkapnya, Senin 19 Januari 2021.

Dhafid Shiddiq mengaku, hal ini ungkap jajarannya berdasarkan informasi diperoleh Unit PPA bahwa salah satu Kafé di Batulayar kerap menjadi tempat prostitusi.

“Berdasarkan informasi, unit PPA dibackup tim Puma langsung ke Lokasi dan mendapati seorang laki-laki sedang melakukan hubungan seksual dengan seorang wanita yang merupakan Partner Song di kafé ini,” tuturnya.

Mendapatkan bukti itu, anggota langsung mengamankan satu orang yang diduga sebagi Mucikari berinisial NN (36) perempuan asal Bandung Barat, Jawa Barat, termasuk seorang laki-laki dan seorang perempuan yang kedapatan melakukan hubungan seksual itu.

“Praktek prostitusi ini disediakan dalam Room tersebut, sesuai dengan kesepakatan atau pembicaraan awal pengunjung dengan NN selaku mucikari,” kata dia.

Kasat Reskrim menambahkan, setelah sepakatan harga yang disetujui antara Mucikari, partner Song, dengan pengunjung maka, layanan prostitusi itu bisa dinikmati pengunjung.

“NN sudah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan sepasang laki-laki dan perempuan tersebut juga sedang dimintai keterangan secara intensif,” katanya.

Adapun Barang Bukti yang berhasil diamankan berupa satu bungkus kondom yang sudah terpakai, empat bungkus kondom yang belum terpakai, tiga botol miras berbagai merk, dan dua unit Hand Phone.

“Untuk NN selaku mucikari yang telah ditetapkan menjadi tersangka dijerat dengan pasal 296 KUHP jo Pasal 506 KUHP,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button