Sidang Putusan Sengketa Pilkada Sumbawa Molor, Ada apa?

Mataram, Talikanews.com – Sidang putusan sengketa Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumbawa, molor dari jadwal yang sudah ditetapkan Senin 11 Januari 2021, pukul 14.00 Wita, di Kantor Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Barat, di Mataram.

Adanya sidang itu disebabkan Indikasi kuat dugaan pelanggaran administrasi bersifat terstruktur, sistematis dan masif (TSM), oleh pasangan calon Mo – Novi yang dilaporkan oleh pasangan calon Jarot-Mokhlis.

Bahkan bukti dan saksi sudah menyampaikan kesaksiannya. Ditambah pasangan Jarot-Mokhlis tersebut menghadirkan saksi ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun.

Divisi Organisasi dan SDM, pada Bawaslu Provinsi NTB, Itratip, ST., MT menyampaikannya, molornya jadwal sidang itu disebabkan banyak hal harus dipersiapkan menyangkut teknis, mulai dari tempat sidang, sound system.

“Jangan sampai sudah mulai lantas ada kendala. Terlebih live streaming di laman Facebook Bawaslu NTB,” ungkapnya, Senin 11 Januari 2021.

Disinggung apakah molornya ini disebabkan karena rumor bahwa masih ada perdebatan di internal komisioner lantaran ada yang belum sepakat, dan ada isu telah terima sesuatu dari pasangan calon? Dengan tegas Itratip membantah isu tersebut.

“Ini murni persiapannya, kami tidak ingin ada kesalahan dalam persidangan sehingga harus dipersiapkan secara matang,” kata dia. (TN-red)

Related Articles

Back to top button