Sebanyak 1000 Personel Polres Gabungan TNI-Polri di Loteng Diterjunkan untuk Mengamankan Pilkades

Lombok Tengah, Talikanews.com – Jelang pilkades serentak tahun 2020 di Lombok Tengah. Sebanyak 1000 Personel gabungan TNI-Polri diturunkan untuk mengamankan proses demokrasi tingkat Desa.

Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho, meminta calon Kepala Desa harus menghadirkan saksi di masing-masing TPS, sehingga ada keterwakilan dari calon kepala Desa untuk menghindari terjadinya polemik, sehingga bisa berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif.

“Jadi, kehadiran para saksi di masing-masing TPS untuk menghindari fitnah dan menghindari dugaan kecurangan,” ungkap Kapolres, dihadapan Wakil Bupati, Kasdim 1620, Penjabat Sekda, Perwakilan dari Kejaksaan, Direktur Penataan dan Administrasi Pemdes Kemendagri, Kepala DPMD dan Seluruh Calon Kepala Desa, Senin Desember 2020.

Esty mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tenaga pengamanan baik dari Polres, Kodim dan Pol PP juga personel BKO dari Polda, untuk memastikan pilkades ini bisa berjalan seperti pelaksanaan pilkada kemarin.

“Kuncinya bukan di kami, tetapi dari para calon yang mencalonkan diri menjadi kepala Desa,” ujar Esty.

Dia berharap kepada para calon, baik tim pemenangan maupun simpatisannya untuk tidak melakukan upaya-upaya provokatif. Karena seluruh calon kepala desa yang mencalonkan dirinya merupakan putra-putra terbaik Lombok Tengah. Namun kepastian dari ikhtiar dari para calon akan ditentukan besok pada hari Rabu Tanggal 23 Desember 2020.

“Kami dari seluruh unsur pengamanan yang berjumlah keseluruhan hampir 1000 lebih, itu sebagai wujud keseriusan kami dalam pengamanan Pilkades. Ini untuk menjamin terselenggaranya pilkades yang aman, tertib dan lancar,” tutup Esty.(TN-03)

Related Articles

Back to top button