Kesiapan KPUD Kota Mataram Menggelar Pesta Demokrasi di Angka 90 Persen

Mataram, Talikanews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram sudah siap menggelar pesta demokrasi pemilihan calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram, tanggal 9 Desember mendatang.

Kesiapan itu terlihat dari, 8-H pelaksanaan, kesiapan menggelar kontestasi politik itu di angka 90 persen.

“Sampai hari ini (Rabu, red) atau 8-H, kesiapan kami sudah sampai 90 persen dalam hal pelaksanaan Pilkada itu,” ungkap Ketua KPU Kota Mataram, Husni Abidin, Rabu 2 Desember 2020, di Kantornya.

Dia menjelaskan, persiapan yang dimaksud yakni, sisi logistik, kemudian Sumber Daya Manusia (SDM), perangkat-perangkat termasuk sistem yang akan digunakan pada Rabu tanggal 9 Desember mendatang.

“Saat ini kami sedang menyelesaikan sisa 10 persen itu, sehingga kesiapan di hari H bisa kami pastikan 100 persen sudah lengkap termasuk SDM dan menyangkut teknis lainnya,” kata dia.

Disinggung mengenai pemilih? Husni Abidin menegaskan, terhadap masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih, diwajibkan membawa e-KTP saat akan menggunakan hak pilihnya di tanggal 9 Desember mendatang.

“Jadi, baik dia (pemilih) yang sudah terdaftar dalam DPT maupun tidak terdaftar dalam DPT itu, wajib hukumnya membawa e-KTP dan form C atau form pemberitahuan bagi yang masuk DPT. Bagi yang tidak masuk DPT maka seluruh pemilih yang belum masuk DPT harus membawa e-KTP-nya di hari H banti dan diberikan kesempatan memilih pukul 12.00 hingga 13.00 Wita,” ujarnya.

Mengenai protokol kesehatan, sudah diterapkan, kalaupun Ombudsman telah merilis seakan meragukan kesiapan penyelenggara teruma menyangkut Alat Pelindung Diri (APD).

“Kami KPU Kota Mataram memastikan bahwa seluruh APD untuk kebutuhan 725 TPS itu sudah tersedia untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan bentuk kesiapan kami menyangkut protokol Kesehatan,” tuturnya.

Husni Abidin menambahkan, saat ini sedang menyiapkan proses pendistribusian APD ke seluruh PPS dan TPS hingga tanggal 8 Desember mendatang.

“Seluruh anggota PPS dan KPPS kita sudah rapid tes sebanyak 6.525 orang. Sekitar 300 orang dinyatakan reaktif, namun kita akan rapid test ulang pada Minggu 6 Desember mendatang. Akan tetapi, reaktif itu belum tentu terpapar Covid-19,” tegasnya.

Terhadap yang dinyatakan reaktif, menindaklanjuti anjuran Dinas Kesehatan, bersangkutan diminta istirahat atau isolasi mandiri di rumah masing-masing, setelah itu, akan rapid test ulang untuk memastikan kondisi benar-benar non reaktif untuk melaksanakan tugasnya di hari H tanggal 9 Desember mendatang.

“Intinya, kami sudah siap menggelar Pemungutan suara itu,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button