BPN Loteng Bersama Pemdes Batunyala bagikan 600 Sertifikat Tanah Tahap Pertama

Lombok Tengah, Talikanews.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lombok Tengah bersama Pokmas PTSL yang di bantu Pemerintah Desa Batunyala menyerahkan 600 sertifikat Pendataan Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat untuk tahap pertama.

Salah satu perwakilan BPN Loteng Baiq Mila Parida menghimbau kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat untuk di jaga mengingat keberadaan sertifikat itu sangat di butuhkan sebagai pembuktian hak milik atas tanah tersebut.

“Program PTSL yang di canangkan Presiden Jokowi sangat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk itu saya harapkan kepada masyarakat penerima agar sertifikat tersebut di gunakan dan di simpan sebaik mungkin,” ungkapnya, Sabtu 28 November 2020.

Mila juga menyampaikan kepada masyarakat penerima sertifikat tanah apa bila ada kesalahan administrasi pada sertifikat tersebut bisa di lakukan perbaikan ke kantor BPN.

“Ia memang kalok ada kesalahan administrasi bisa di lakukan perbaikan,” ujarnya

Kepala Desa Batunyala H Zainudin mengatakan jumlah total sertifikat yang yang sudah di ajukan ke BPN Kabupaten Loteng sebanyak 1800 yang artinya jumlah itu sudah mencapai target susuai dengan yang di berikan pihak BPN.

“Alhamdulillah saya ucapkan terimaksih atas kerjasama dan dukungan semua pihak baik dari BPN, Pokmas PTSL, pihak Pemdes dan Seluruh masyarakat Desa Batunyala yang telah membantu mengsukseskan semua tahapan proses PTSL ,” kata dia.

Namun tambah H Zainudin dari 1800 persil sertifikat tanah yang sudah di ajukan ke BPN, pada tahap pertama ini pihaknya hanya membagikan 600 sertifikat yang mana sisanya akan di bagikan secara bertahap.

“Tahap pertama ini kami sudah membagikan 600 sertifikat tanah, pembagian sertifikat itu di lakukan secara betahap hal itu guna menghindari banyaknya kerumunan masa karena proses pembagian sertifikat itu tetap mengacu pada protokol covid-19,” terangnya

Zainudin juga mengatakan bagi masyarakat yang tanahnya belum didaftarkan dalam program PTSL tahun ini, pihaknya akan kembali mengusulkan agar dapat didaftarkan pada program PTSL berikutnya.

“Memang secara pendataan masih banyak tanah warga yang tidak mendaftarkan tanahnya pada program PTSL tahun ini di karenakan berbagai hal dan alasan salah satunya seperti tanah tersebut masih dalam sengketa sehingga tidak bisa di daftarkan. Tetapi jangan hawatir insyaallah kita akan usulkan lagi pada program PTSL berikutnya,” ujar Zainudin

Ketua Pokmas PTSL Desa Batunyala, Hamzan mengakui telah berusaha semaksimal mungkin dalam proses pendataan Tanah Secara Lengkap (PTSL) di wilayah Desa Batunyala yang tergabung dalam 12 dusun yang mana dalam proses PTSL ini banyak kendala.

“Saya akui memang dalam proses PTSL ini banyak kendala dan hambatan yang di temukan di masyarakat namun semua itu mampu kita lewati semua sehingga hari ini sertifikat tanah masyarakat sudah di bagikan,” tuturnya.

Hamzan juga menyampaikan pembagian sertifikat akan di bagi menjadi tiga tahapan yang mana tahap dua di rencanakan akan di bagi dalam waktu dekat ini dengan jumlah yang sama yakni 600 Sertifikat dan sisanya akan di bagi pada tahap ketiga.

“Ada tahap kedua dengan jumlah yang sama,” tutup Hamzan. (TN-03)

Related Articles

Back to top button