Bawaslu Kota Mataram siap Buktikan Tudingan Tidak Profesional di Persidangan DKPP

Mataram, Talikanews.com – Adanya jadwal persidangan kode etik terhadap komisioner Badan Pengawas Pemilu Kota Mataram, oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas tudingan tidak profesional oleh bakal calon perseorangan, Dianul Hayezi, Ns.H.Badrun Nadianto, Sri Sudarjo, siap dibuktikan oleh ketua Bawaslu Kota Mataram, Hasan Basri, pada persidangan Senin 09 November 2020, di Kantor Bawaslu NTB.

“Kami siap memberikan kesaksian dan hadirkan data dalam persidangan besok Senin, atas gugatan yang diadukan oleh Bapaslon perseorangan itu,” ungkap ketua Bawaslu Kota Mataram, Hasan Basri, Minggu 08 November 2020.

Hasan Basri mengatakan, saat ini belum berani menyampaikan materi apapun terkait apa yang akan disampaikan dalam persidangan kode etik nanti.

“Besok kita lihat dan kita dengar di sidang,” kata dia.

Yang jelas kata Hasan, Bawaslu komit dan siap mengikuti persidangan ini. Mengenai apa yang akan diputuskan oleh DKPP nanti, jelas dirinya belum mengetahui. Namun, apa yang menjadi alasan serta bukti pada persidangan itu, sudah disiapkan jauh sebelumnya

“Karena ini sudah menjadi wilayah dan ranah nya DKPP, kami siap mengikuti proses,” ujarnya.

Bagi Hasan Basri, tudingan tidak profesional Bawaslu oleh pelapor bukan tidak menghalangi proses keberlangsungan Pilkada di Kota Mataram. Karena, tudingan itu sendiri akan dibuktikan oleh pengadu dalam persidangan, dimana tidak profesional nya penyelenggara.” Kami dibilang tidak profesional dan itu semua akan kami jelaskan dipersidangan,” tegasnya.

Intinya, karena ini sudah masuk ranah DKPP maka dirinya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. “Intinya kami akan ikuti semua proses persidangan dan apa yang menjadi keputusan Bawaslu saat itu, telah diputuskan melalui sidang penyelesaian sengketa yang diajukan oleh Bapaslon perseorangan dengan menolak seluruh tuntutan pengadu,” cetusnya.

Basri menambahkan, mungkin bapaslon perseorangan itu tidak puas makanya mengadukan Bawaslu ke KPU dan ke DKPP. “Prinsipnya, kami akan siap mengikuti sidang DKPP,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button