Sengketa Lahan KEK Mandalika, Gubernur: Ada yang Minta Belasan Miliar, Jangan Ada Kegaduhan

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah tidak ingin ada kegaduhan dalam penyelesaian sengketa lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Sehingga, proses penyelesaian dilakukan secara persuasif karena ada mekanisme yang harus dilalui oleh PT ITDC selaku perusahaan BUMN.

“Jelas tidak ingin ada kegaduhan, pemerintah juga tidak mau dianggap memanfaatkan situasi,” ungkapnya, Jumat 06 November 2020.

Sapaan Dr Zul itu menyampaikan, sebelumnya ITDC merasa tidak bisa membayar sembarang karena perusahaan BUMN.

“Kalau membayar tidak sesuai peruntukan, iya takut salah,” kata dia.

Hal itu membuat pemerintah daerah ikut andil dengan cara mencari peluang memberikan tali asih tanpa melanggar ketentuan penggunaan keuangan.

Gubernur mengaku, supaya tidak lagi ada kegaduhan menyangkut lahan, pemerintah daerah sudah mempertemukan pihak yang mengklaim dengan PT ITDC untuk mencari solusi. Hanya saja, yang jadi masalah yakni oknum calo, dan parahnya lagi, mestinya yang harus dibayarkan puluhan juta, tapi malah minta belasan miliar.

“Bagaimana ITDC tidak berfikir, namanya saja perusahaan milik negara, iya harus melalui proses dan prosedur, apalagi permintaan pembayaran hingga belasan miliar, mestinya harus yang masuk akal,” ujarnya.

Yang dimaksud Dr Zul bahwa, seandainya pihak yang mengklaim memiliki alas hukum kuat, mungkin bisa dipahami, atau masuk akal jelas akan dibayar, tapi persoalannya, keinginan oknum tersebut tidak masuk akal angka dengan nilai permintaan.

Kalau pun begitu lanjutnya, penyelesaian masih diusahakan secara persuasif dan mengikuti mekanisme yang ada.

“Uang sudah hanya karena ada keinginan yang berbeda dan tidak sesuai ketentuan, investasi itu bisa terganggu.

Menurut Gubernur, persoalan lahan bukan hanya terjadi di NTB saja, di daerah lain terjadi demikian, tinggal bagaimana masyarakat menyikapi. (TN-red)

Related Articles

Back to top button