Niken : Kelompok Wanita Tani harus Tetap Produktif di Masa Pandemi

Mataram, Talikanews.com – Istri Gubernur NTB, Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mendorong para kelompok wanita tani untuk tetap produktif di masa pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan saat menyambut perayaan Hari Tani Nasional, Kementerian Pertanian yang mengadakan kegiatan panen serentak Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Dalam kesempatan kali ini, Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan Kelurahan Pagutan Kota Mataram yang diajukan sebagai lokasi pelaksanaan panen serentak nasional wilayah NTB, Kamis, 24 September 2020.

Kegiatan panen serentak P2L merupakan strategi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian untuk optimalisasi lahan dan pekarangan dengan tanaman pangan untuk kebutuhan rumah tangga.

Ketua TP PKK NTB juga mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan serta kekompakan KWT Flamboyan karena kegiatan tersebut bisa menjadi inspirasi lebih berguna karena dilakukan pada masa pandemi covid-19.

“Tentu saja ada kesulitan-kesulitan yang harus kita hadapi akibat dari pandemi ini, namun hari ini kita berada di sini untuk sama-sama melaksanakan panen serentak. Artinya apa yang dilakukan oleh ibu-ibu di KWT Flamboyan Ini adalah sebuah contoh inspirasi kesuksesan keteguhan dan ketangguhan ibu-ibu untuk tetap melakukan kegiatan dengan bergotong-royong,” ungkapnya.

Niken berharap agar kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi KWT lainnya untuk kembali mengaktifkan kegiatan berkebun, kembali menghasilkan karya nyata di masa pandemi Covid-19 ini berharap kendala – kendala dapat diselesaikan.

“Saya harap ini menjadi inspirasi untuk kelompok wanita tani di manapun yang ada di NTB untuk kembali mengaktifkan kegiatan ini. Karena memang kita saat ini sebenarnya punya lebih banyak waktu untuk di rumah dan lingkungan dan tentunya lebih aman bersama dengan orang-orang yang sudah kita ketahui dan kita bisa bersama-sama mengisi kesibukan waktu kita dengan hal-hal yang positif dengan berkebun,” kata dia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB Drs. H. Fathul Gani, laporan singkat bahwa KWT Flamboyan sudah selesai diberikan penilaian untuk mengikuti lomba nasional. Ada dua yang diajukan dari NTB, yang pertama adalah KWT yang merupakan bantuan pemerintah melalui P2L diwakili oleh KWT Flamboyan Kelurahan Pagutan Mataram. Kedua merupakan Kelompok Swadaya yang tidak di intervensi pemerintah dan diwakili oleh kelompok Hijau Berseri di Kabupaten Lombok Tengah.

“Banyak kendala di lapangan, apalagi kita masuk musim kemarau di mana air berkurang, kemudian hal-hal lain termasuk virus ini. Memang menjadi kendala kami di lapangan tetapi dengan program yang dicanangkan kembali untuk digugah oleh pemerintah pusat dan dengan program P2L didukung oleh pemerintah InsyaAllah bisa melakukan pembinaan bersama Dinas Pertanian baik itu di Provinsi atau Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota se-NTB,” pungkasnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button