Kampung Sehat Arab Kenangan Ini Konsep bidang Pendidikan, Keamanan dan Sosial Ekonomi

Sumbawa Barat, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah kunjungi “Kampung Sehat” yang konsep bidang pendidikan, keamanan dan sosial ekonomi yang ada di Lingkungan Arab Kenangan, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

Sapan Dr Zul itu menyampaikan, kampung sehat itu dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat melawan pandemi Covid-19, di inisiasi Polda NTB bekerjasama dengan TNI dan Pemprov NTB yang sudah berjalan selama tiga bulan ini dan sedang tahap penilaian yang di ikuti oleh 1.136 desa di Provinsi NTB.

“Selain indah, kampung sehat ini mampu menekan penyebaran Covid-19 di provinsi NTB,” ungkapnya saat mengunjungi Kampung Sehat Selasa, 15 September 2020.

Kedatangan Gubernur yang didampingi Kapolda NTB, Irjen Pol M. Iqbal, disambut dengan lantunan salawat, marawis dan tarian khas kabupaten Sumbawa. Mematuhi protokol kesehatan, masyarakat terlihat sangat antusias menunggu kedatangan Dr Zul.

“Tetap jaga kesehatan, jangan lupa tetap pakai masker,” kata Gubernur menyapa masyarakat sambil mengingatkan untuk tetap menggunakan masker.

Gubernur apresiasi kampung sehat di lingkungan Arab Kenangan itu karena keindahan dan kebersihannya termasuk kekompakan masyarakat yang sangat tinggi menjadi nilai tambah pada kampung sehat tersebut.

“Saya bersama pak Kapolda, sangat kagum dengan keindahan, kebersihan serta kekompakan masyarakat lingkungan Arab Kenangan,” ujarnya.

Dr Zul kagum karena kampung itu dihiasi bunga-bunga yang menawan sepanjang jalan, di seluruh rumah disediakan tempat cuci tangan lengkap dengan bak sampah Organik, Non Organik dan B3. Tidak hanya itu, Sepanjang perjalanan, terlihat ibu-ibu senam dengan menggunakan masker, ada juga yang sedang menjual produk lokal. Pelayanan kesehatan hingga ruang isolasi mandiri ada di kampung tersebut.

“Ingin sekali berlama-lama di kampung sehat yang indah ini, tapi ada banyak desa lagi yang harus kami kunjungi, kami mohon izin pamit,” katanya.

Sementara itu, Kapolda NTB, Irjen Pol M. Iqbal mengatakan, tujuan masyarakat ikut kampung sehat ini bukan semata-mata ingin mengikuti lomba ataupun mendapatkan hadiah, tapi kehadiran Kampung Sehat ini menjadi tradisi di masing-masing kampung yang ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut.

“Lomba dan hadiah jangan sampai menjadi satu-satunya tujuan, tapi kesehatan, kebersihan, keamanan hingga menggeliatnya roda perekonomian harus tetap berjalan meski lomba Kampung Sehat nantinya sudah berhenti,” harap Kapolda NTB.

Ia mengaku, Kampung Sehat harus bisa mengubah kebiasaan masyarakat. Dengan harapan, di manapun masyarakat berada, kebiasaan untuk menggunakan masker, kebiasaan untuk saling menjaga keamanan hingga kebiasaan membeli produk-produk lokal tetap bisa dilakukan.

“Jangan sampai, kita menjalankan protokol kesehatan pada saat berada di kampung kita saja, dimana kita berada harus menjaga kesehatan diri sendiri dan keamanan orang lain harus menjadi yang utama,” tambah jenderal berbintang dua tersebut.

Kapolda, optimis Kampung Sehat mampu menekan penyebaran Covid-19 di provinsi NTB. Kampung Sehat juga diyakini mampu mempertahankan dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Kami optimis, kampung sehat mampu menekan penyebaran covid-19 dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” tutup Kapolda.

Disatu sisi, Lurah Arab Kenangan, Erny Petriani mengaku bangga, kampungnya bisa dikunjungi oleh Gubernur, Kapolda dan Kejati NTB. Ia mengaku, sejak lama masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan Gubernur NTB.

“Masyarakat di sini rata-rata pedagang, biasanya pagi sampai sore sepi, tapi karena Gubernur datang, masyarakat memilih untuk tidak bekerja sehari,” ungkap Erny.

Di Arab Kenangan sendiri, lanjut Erny, sejak pandemi Covid-19 masuk ke provinsi NTB, tidak ada satupun masyarakatnya yang terpapar. Saat kekurangan masker pun, ia meminta kepada pelaku usaha di kampungnya untuk memproduksi masker dalam jumlah banyak.

“Alhamdulillah hingga saat ini belum ada yang positif Covid-19, masker pun bisa kami produksi sendiri,” ungkapnya.

Selain masker, tambahnya, masyarakat dengan kesadarannya sendiri secara swadaya membeli tempat cuci tangan hingga menata kampungnya untuk ikut serta dalam lomba Kampung Sehat tersebut.

“Kami bersyukur masyarakat banyak yang sadar tentang pentingnya kesehatan,” tutupnya. (TN-hms)

Related Articles

Back to top button