Libatkan Dekranasda, Kemenkop dan UMKM Latih Pelaku UKM Sektor Pariwisata di NTB
Lombok Tengah, Talikanews.com – Kementerian Koperasi dan UKM libatkan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda), beri pelatihan para pelaku UKM NTB sektor pariwisata memulihkan ekonomi pada tatanan kehidupan baru.
Pelatihan dipusatkan di Dua kabupaten yaitu, Lombok Tengah sebagai lokasi Kawasan Mandalika dan Lombok Barat sebagai kawasan destinasi penyangga bagi destinasi super prioritas.
Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyampaikan, pelatihan ini sebagai upaya peningkatan ilmu pelaku UKM di NTB, kegiatan ini juga dapat menjadi salah satu jalan memberikan pemulihan trauma dan penyemangat bagi masyarakat NTB terhadap anjloknya perekonomian akibat pandemi Covid-19.
“Saya berharap pelaku UKM di Lombok Tengah. Nantinya akan menjadi tuan rumah perhelatan MotoGP dapat meningkatkan potensi yang ada di kawasan NTB,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat untuk masyarakat NTB khususnya para pegiat usaha. “Mudah-mudahan bapak ibu semua yang mendapatkan pelatihan bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ujar Bunda Niken.

Niken berterima kasihnya kepada Dekranasda Pusat atas upaya mengintegrasikan kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM.
“Semoga bermanfaat dan bisa memberi semangat juga dan memberi peningkatan pada kualitas kita semua,” kata dia
Ketua Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Suzana Teten Masduki menyampaikan, kondisi pandemi memberikan dampak yang luar biasa untuk pelaku pengusaha kecil dan pengrajin. Sehingga tidak mudah untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru.
“Kita aspresiasi usaha pemerintah dalam memberikan peluang pelaku usaha untuk meningkatkan kreativitas yang tinggi dan juga bagaimana cara bergerak dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pemerintah menggelontorkan sejumlah bantuan khusus untuk Koperasi dan UKM. “Mungkin mohon bantuannya Kepala Dinas Koperasi UKM di sini bisa membantu untuk mengoptimalkan informasi ini kepada pelaku usaha dan Peran UKM,” tutur Suzana.
Suzana menilai bahwa kerajinan di NTB menjanjikan dan dapat menjadi suatu kerajinan dengan standar dan kualitas cepat dan mencapai target untuk masuk dalam pasar, sehingga dapat menjadi suatu kekuatan ekonomi masyarakat.
“Untuk pelaku usaha, semoga bisa mencapai target dan sukses menjadi usaha menengah kecil yang berkualitas dengan produk barangnya bisa memberi dampak positif bagi masyarakat,” tutupnya. (TN-red)





