PKB Ancam PAW Dewan Pengkhianat di Pilkada Loteng

Mataram, Talikanews.com – Ketua DPW PKB NTB, HL Hardian Irfani, ancam Anggota DPRD Loteng dari PKB yang berkhianat di Pilkada serentak Desember mendatang.
Hal itu ditegaskan karena, sudah ada instruksi Ketum PKB, H Muhaimin Iskandar untuk memenangkan bakal pasangan calon yang diusung PKB di semua daerah, khususnya di Pilkada Loteng, Nusa Tenggara Barat.
“Kita sudah berjanji akan memenangkan pasangan Ir Hj Lale Prayatni – H Sumum untuk di Pilkada Loteng. Karena, pada pukul 23.00 Wita Jumat malam DPP putuskan Prayatni – Sumum diusung PKB dan harus dimenangkan,” ungkapnya di acara penyerahan SK B 1 KWK DPP PKB dan B.1 KWK PBB, Sabtu 5 September 2020, di Mataram.
Hardian kembali menegaskan bahwa, instruksi DPP, supaya semua pengurus PKB, anggota Fraksi di DPRD Loteng tanpa terkecuali harus memenangkan pasangan ini.
“Kalau ada yang selingkuh atau membelot dari paket ini, akan di PAW dari jabatan,” tegasnya.
Dia memintaa kepada semua Kader, simpatisan untuk tingkatkan ke solidan, menenangkan paket “PAS”. “Mulai saat ini silahkan kerja, kalaupun deklarasi paling belakang tapi tanda kemenangan,” ujarnya.
Senada disampaikan Ketua DPC PKB, Loteng HL Pelita Putra bahwa, tidak ingin ada Kader, simpatisan terutama Anggota Fraksi PKB yang berkhianat.
Pelita mengaku, kalau dirinya baru pertama kali bertatap muka denga Hj Lale Prayatni di acara penyerahan SK, namun berjanji memenangkan pasangan tersebut karena sudah instruksi Partai.
Politisi PKB di DPRD NTB ini tidak menampik pasangan yang diusung ini menuai berbagai intrik politik. Tapi, karena ini ketentuan Allah SWT, maka harus berikhtiar dan berjuang karena, tidak ada satu pun manusia mampu merubahnya jika Allah sudah menghendaki.
Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada semua kader PKB, simpatisan harus amankan, jalankan dan perjuangkan pasangan ini.
“Tidak ada perjuangan yang dicapai dengan mudah, tidak boleh ada berkhianat, mari berjuang tanggal 9 Desember mendatang memenangkan pasangan ini,” kata dia.
Instruksi Ketum PKB itu dikuatkan dengan komitmen atau kontrak bakal pasangan calon yang disampaikan perwakilan DPP PKB Abdul Fatah.
Fatah menyampaikan surat perintah atau instruksi Ketum PKB itu bahwa, kepada paslon untuk menjalankan kontrak politik yakni berkomitmen bidang ideologi nasional, bidang kesejahteraan rakyat, komitmen bidang pendidikan, bidang kesehatan dan bidang sosial keagamaan.
“Ini perintah, dan harus dijalankan oleh bakal pasangan calon kalau menang,” tutupnya (TN-red)





