Bawaslu Loteng Panggil Saksi Dugan Politik Praktis Kepala Dinas Pendidikan

Lombok Tengah, Talikanews.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupten Lombok Tengah terus menggali informasi tentang dugaan pelanggaran kode etik politik praktis Kepala Dinas Pendidikan, H Sumum.

Komisioner Bawaslu Loteng, menyampaikan, saat ini lembaga yang ditugaskan untuk mengawasi Pemilu sedang menggali informasi bahkan, memanggil sejumlah saksi terkait dugaan keterlibatan politik praktis Kepala Dinas Pendidikan yakni, H Sumum.

“Kita sudah panggil beberapa saksi untuk menggali dugaan keterlibatan seorang Aparatur Sipil Negara di Pilkada Loteng 2020 ini,” ungkap Husna, Minggu 6 September 2020.

Husna enggan membeberkan saksi yang dipanggil itu apakah dari kalangan ASN atau masyarakat sipil. “Nanti kita buka siapa saksi yang kita panggil untuk klarifikasi itu, kalau sudah penetapan bakal calon. Karena, Senin pekan depan direncanakan rapat pleno itu,” kata dia.

Disatu sisi, Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT mengaku, semua ASN yang ikut bertarung di Pilkada tahun 2020 ini sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai ASN termasuk Kepala Dinas Pendidikan.

“Semuanya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai ASN termasuk H Sumum,” tuturnya di acara deklarasi Bapaslon Pathul-Nursiah.

Dikatakan Politisi Golkar itu, ikutnya sejumlah ASN di perhelatan Pilkada serentak priode 2020-2024, membuat beberapa Instansi tidak memiliki pejabat atau lowongan jabatan.

Kendati demikian lanjut Suhaili, tidak membuat kinerja instansi tersebut terbengkalai. (TN-03)

Related Articles

Back to top button