Jumat Spesial, Pasangan “HARUM” Mendaftar di KPUD Kota Mataram

Mataram, Talikanews.com – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota H. Mohan Roliskana dan TGH. Muziburrahman (HARUM) mendaftar di Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Mataram, Jumat 4 September 2020, untuk berkompetisi di Pilkada serentak bulan Desember mendatang.

Pasangan calon “HARUM” didampangi tim pemenangan, Partai pengusung seperti NasDem, PPP, PBB, dan Golkar. Setelah menyerahkan berkas syarat, Komisioner KPUD memeriksa berkas Paslon HARUM.

Seusai penyerahan berkas pendaftaran, H. Mohan Roliskana menyampaikan, dirinya sengaja mengambil hati Jumat untuk mendaftar karena, di hari Jumat merupakan hari spesial bagi Pasangan HARUM.

“Kita mau berikan edukasi politik, berwisata politik dan cara berpolitik yang baik kepada masyarakat. Ini yang kami maksud hati spesial,” ungkapnya, Jumat 4 September 2020, di Mataram.

Mohan menambahkan, mengenai syarat termasuk protokol kesehatan, dirinya sudah mengikuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua KPUD Kota Mataram, M. Husni Abidin mengatakan, sudah menerima berkas persyaratan pasangan “HARUM” untuk kemudian dilakukan verifikasi. Artinya, berkas pasangan calon itu sudah diterima KPUD.

“Pasangan calon HARUM ini kami nyatakan sah mendaftar. Mulai besok, sudah mulai dilakukan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram,” kata dia.

Untuk pengamanan pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota tersebut. Polresta Mataram menerjunkan 150 personil yang di bantu polda NTB dan 30 personil TNI.

Kabag OPS Polresta Mataram, Kompol Taufik menjelaskan, untuk pengamanan proses pendaftaran para pasangan calon itu, Polresta sudah menempatkan personel disetiap titik dan pengamanan itu dilakukan selama pendaftaran berlangsung.

“Sepanjang jalan lingkar dari Bundaran Jempong kita tutup, hanya roda dua yang bisa melintas sambil memberikan himbauan terkait protokol covid-19” ujarnya.

Taufik menegaskan mengenai yang dibolehkan ikut mengantar pasangan calon, hanya tim pengantar dari partai pengusung dan itu pun dibatasi mengingat pandemi covid-19.(TN-red)

Related Articles

Back to top button