Tinjau Rumah Tahan Gempa di Lombok, Menteri PMK RI Langsung Serahkan 65.000 Kunci

Lombok Tengah, Talikanews.com – Korban Gempa Bumi tahun 2018 yang ada Dusun Montong Dao Desa Teratak Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah dikagetkan atas kedatangan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, Jumat 28 Agustus 2020.

Kedatangan Prof. Dr. Muhadjir Effendy untuk meninjau keberadaan Rumah Tahan Gempa (RTG) yang diberikan pemerintah pusat dan langsung menyerahkan 65.000 kunci rumah secara simbolis kepada masyarakat korban gempa.

Prof. Dr. Muhadjir Effendy menyampaikan, mewakili Kementerian dan lembaga teknis yang lain, semua kegiatan yang sifatnya untuk pembangunan manusia dan kebudayaan supaya sinkron, terkendali dan terkoordinasi di lapangan.

Oleh sebab itu,Kemenko PMK yang ditunjuk oleh Presiden untuk menjadi koordinator semua kegiatan termasuk dalam penanggulangan bencana menyangkut bpenyelesaian masalah, seperti rehabilitasi dan rekonstruksi bencana gempa bumi di NTB ini.

“Berdasarkan laporan Danrem 162/WB, sebanyak 65.000 unit RTG sudah selesai dibangun. Untuk itu, saya ucapkan selamat kepada masyarakat pemilik RTG yang sudah selesai dan mohon dirawat sebaik baiknya,” ungkap Menko PMK.

Muhadjir menjelaskan, saat ini sudah ada Inpres nomor 7 tahun 2020 tentang rehabilitasi rumah. Sehingga, terhadap RTG yang belum selesai, maka akan dituntaskan.

“Rumah yang belum tuntas, kita coba usulkan lagi karena ada dasar yakni Inpres nomor 7 tahun 2020 tentang rehabilitasi rumah RTG,” kata dia.

Menko PMK juga memanfaatkan momentum tersebut untuk sosialisasi penggunaan masker kepada masyarakat. Dirinya berpesan supaya setiap keluar rumah agar memperhatikan penggunaan masker dan saling mengingatkan ketika ada warga yang tidak menggunakan masker.

Ia sudah menyerahkan masker kepada perwakilan ibu-ibu Persit, Jalasenastri dan Ibu-ibu Bhayangkari untuk di bagi kepada masyarakat. Hal tersebut sebagai simbol bahwa ibu-ibu harus menjadi yang terdepan.

“Kita harus selalu menggunakan masker dan selalu saling mengingatkan karena
berdasarkan hasil penelitian WHO, orang yang pakai masker, akan terlindungi dari Covid-19 dengan persentase sebesar 65 persen lebih terlindungi, dibandingkan orang yang tidak menggunakan masker sama sekali,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah mengaku, terkadang banyak masyarakat yang tidak mau mendengar tentang pentingnya penggunaan masker. Kalau pun begitu, dirinya berharap sesuai pesan dan permintaan pak Menteri.

“Kita punya Menteri yang luar biasa, semoga akan mendatangkan banyak kebaikan untuk kita semua, terlebih dalam hal pencegah covid-19 dengan menggunakan masker,” ujarnya.

Bupati Lombok Tengah H Moh Suhaili FT berterima kasih kepada Menteri PMK bapak Prof. Dr. Muhadjir Effendy bersama rombongannya yang berkenan hadir di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

“Saya dan masyarakat Lombok Tengah bersyukur sekali dan berterima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri PMK serta rombongan berkenan ke Lombok Tengah,” kata dia.

Tidak lupa, sambutan baik atas arahan, bimbingan, tuntunan yang telah mengajak semua masyarakat berpartisipasi ikhtiar secara maksimal memutus dan meminimalisir penularan Covid-19 di bumi Nusa Tenggara Barat.

“Kami sangat menyambut baik hajatan bapak Menteri PMK dalam hal meneken penularan covid-19 di wilayah Loteng dengan mensosialisasikan kepada masyarakat, tentang penggunaan masker di ruang publik,” tutup Suhaili (TN-03)

Related Articles

Back to top button