Perusahaan Radar Mandalika Layangkan Surat Somasi ke Satpol PP NTB

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kasus dugaan intimidasi dan premanisme terhadap wartawan oleh Satpol PP Provinsi NTB, saat aksi bela Palestina di Kantor Gubernur, Senin 24 Agustus, berbuntut panjang.

Pasalnya, perusahaan Radar Mandalika, Lombok Post Group ini, tidak menerima perlakuan Satpol PP NTB, terhadap wartawan nya yakni Arif.

Pimpinan Redaksi Radar Mandalika, Diki Wahyudi menyampaikan, perusahaan akan melayangkan surat Somasi kepada Kasat Pol PP, pada Kamis 27 Agustus 2020 besok.

“Intinya, surat itu isinya perihal keberatan atas intimidasi wartawan radarmandalika.id,” ungkapnya, Rabu 26 Agustus 2020.

Diki menyampaikan alasan Somasi tersebut, awalnya ada etika baik permintaan yang dilakukan pihak Satpol PP NTB. Namun, Redaksi berharap agar pihak pol pp minta maaf di media atau publik. Faktanya semua ini tdk dilakukan.

Kedua, sanksi yang diberikan terhadap oknum anggota Pol PP yang melakukan intimidasi itu tidak jelas seperti apa. Karena tidak ada informasi lanjutan.

Ketiga, Arif wartawan radarmandalika.id juga masih belum menerima atas tindakan yang dilakukan oknum Satpol PP itu.

“Atas dasar ini, kami di Redaksi akan mengirim surat keberatan atas sikap premanismi/intimidasi dilakukan Anggota pol PP kepada wartawan kami saat melaksanakan tugas,” kata dia.

Redaksi Radar Mandalika juga meminta petinggi atau Kasat Pol PP NTB berikan tindakan keras ke anak buahnya. Begitu juga kepada Sekda sebagai orang nomor satu di tataran birokrasi Pemprov NTB, supaya berikan pembinaan kepada bawahan yang tidak mampu membina stafnya.

“Jika tidak ada tindakan, bisa saja kami akan ambil langkah lain. Melaporkan ke aparat penegak hukum,” ancamnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button