Gubernur Minta Jajarannya Sukseskan Desa Ternak di NTB

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah minta Dinas Pertanian dan Perkebunan dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan supaya sukseskan Desa Ternak, bentuk tindak lanjut kunjungan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, Sabtu dan Minggu di Lombok Tengah.
Sapaan Dr Zul itu menyampaikan, kunjungan Mentan itu menambah gairah sektor pertanian dan peternakan di Provinsi NTB. Terlebih, pak Mentan memuji dan menilai NTB memiliki banyak potensi pada sektor yang banyak digeluti masyarakat Indonesia tersebut.
Dihadapan Kepala OPD terkait, Gubernur meminta jajaran OPD untuk mempersiapkan segala kebutuhan menyambut program dari Kementerian Pertanian. Ia juga mengarahkan Kepala Dinas beserta jajarannya menggali potensi lainnya yang dapat segera dilaksanakan dengan Kementerian Pertanian.
“Kita harus segera mempersiapkan diri, kita harus cepat, kita lihat sendiri Menteri Pertanian kemarin begitu senang mengunjungi dan melihat potensi di NTB,” ungkapnya, Senin 24 Agustus 2020.
Menurut Dr Zul, langkah konkret masing-masing OPD harus jelas. Terlebih Dinas Pertanian dan Perkebunan, juga Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan diwajibkan untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi. Karena, pertanian dan peternakan memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain.
“Jadi sinergi antara peternakan dengan pertanian itu sangat penting di sini,” kata dia.
Menindaklanjuti program Seribu Desa Ternak oleh Kementerian Pertanian, Gubernur ingin setiap desa yang telah ditunjuk dalam program tersebut agar mempersiapkan diri dari sekarang. Ada lima desa di Lombok Tengah yang telah ditetapkan sebagai langkah awal dari program yang dilakukan secara bertahap ini.
“Kita sekarang harus memastikan bahwa kelima desa ini siap dan sukses,” tegasnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Ir. Husnul Fauzi menyatakan kesiapan NTB dalam menyambut program unggulan Kementan ini. Ia juga yakin dengan potensi pertanian di NTB yang disebutnya begitu menjanjikan apabila dikelola dengan baik.
Senada disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Ir. Budi Septiani, turut menggagas agar segera dibentuk tim terpadu dalam menjalankan program Seribu Desa Ternak Kementan ini.
“Bersama Babinsa dan Kantibmas, secepatnya harus segera dibentuk tim demi kesuksesan program ini,” jelasnya.
NTB sendiri rencananya akan mendapatkan kuota 50 desa untuk sasaran program ini, lima desa kemudian ditunjuk sebagai tahap awal jalannya program. Lima desa ini selanjutnya akan mendapatkan bantuan 1000 ekor sapi, yang artinya perdesa mendapatkan 200 ekor sapi.(TN-red)





