TGB Atsani Minta Jamaah NW Dukung Pasangan “HARUM” di Pilwalikota Mataram

Mataram, Talikanews.com – Pasangan pasangan bakal calon walikota Mataram, H Mohan Roliskana dan TGH Mujiburrahman terus mengalir.
Pasangan yang dikenal paket “HARUM” ini, di support organisasi besar yakni Nahdlatul Wathan melalui Ketua PBNW Raden Tuan Guru Bajang (TGB) Lalu Gede Zainuddin Atsani, di kediamannya. Hadir saat itu pengurus PWNW NTB TGH Lalu Gede Khairul Fatihin.
Suport dari TGB Atsani itu memiliki sejarah yakni faktor hubungan emosional antara sosok Mohan tidak bisa dipisahkan dengan almarhum ayahandanya HM Ruslan.
“Hubungan dengan Ummuna dengan Almarhum Pak Ruslan bagus. Saya sudah sampaikan kepada Ummuna akan bersama HARUM,” ungkap TGB Atsani.
Sementara kepada TGH Mujiburrahman, Raden TGB mengungkapkan, kakek dari TGH Mujib bersahabat dengan Maulanasyaikh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid. Keduanya memiliki perhatian besar membina umat.
“Kakeknya bersahabat, jadi cucunya ini saling mendukung, itu harus,” kata dia.
Raden TGB pun meminta kepada TGH Lalu Gede Khairul Fatihin selaku PW NW NTB segera berkomunikasi dengan jamaah untuk berjuang bersama HARUM. Pasangan ini dianggap layak memimpin Kota Mataram ke depan.
“Ini saya instruksikan kepada adik (TGH Lalu Khairul Fatihin) segera membangun komunikasi,” ujarnya.
Dalam silaturahim ini pun Raden TGB berpesan kepada pasangan HARUM tetap meminta restu kepada Ibu dalam perjuangan menuju Pilkada Kota Mataram 2020. Begitu Ibu memberi restu, maka semua jalan berat itu menjadi mudah.
“Yang saya yakini, restu Ibu ini memudahkan semuanya. Setiap saya akan berdakwah selalu meminta restu Ummuna,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, H Mohan Roliskana mengatakan, kedatangan bersama TGH Mujiburrahman ini untuk bersilaturahim, sekaligus menyampaikan bila pasangan HARUM akan maju pada Pilkada Kota Mataram 2020.
“Sekaligus menyampaikan beberapa hal mengenai pembangunan Kota Mataram ke depan,” katanya.
Mohan menyebut, secara hubungan antara TGH Mujib dengan RTGB Lalu Gede Zainuddin Atsani terjalin sejak lama. Tidak mengherankan bila pada pertemuan ini ikut membahas mengenai silsilah ilmu dan keturunan.
“Beliau-beliau ini punya hubungan yang terjalin sejak lama. Alhamdulillah, tadi Tuan Guru Mujib membahas beberapa tuan guru-tuan guru yang satu guru ketika di Makkah,” tambahnya.(TN-red)





