Politik

Tak Ingin Perwakilan, Pansus Dana Covid-19 DPRD Loteng Jadwal Ulang Pemanggilan Bupati

Lombok Tengah, Talikanews.com – Panitia Khusus Dana Covid-19 DPRD Loteng menolak perwakilan yang di utus Bupati Lombok Tengah untuk menghadiri pemanggilan Pansus terkait klarifikasi arah penggunaan dana penanganan dan pencegahan Covid-19.

Oleh sebab itu, Pansus akan jadwalkan lagi pemanggilan terhadap Bupati, bukan perwakilan yang dikirim seperti wakil Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri dan Sekda, HM.Nursiah.

Ketua Pansus Dana covid-19 Loteng, Suhaimi mengatakan, beberapa hari lalu, Pansus melayangkan surat undangan ke Bupati Lombok H Moh Suhaili untuk menjelaskan arah dan kebijakan dalam pengelolaan anggaran dana Covid-19. Tetapi yang datang malah wakil bupati dan Sekda.

“Kami undang Bupati bukan wakilnya maupun Sekda,” tegasnya, Senin, 10 Agustus 2020 di Ruang Banmus.

Baca juga :  Bawaslu Loteng Langsung Mentahkan Syarat Dukungan Bacalon Perseorangan

Suhaimi menegaskan ada beberapa hal penting terkait temuan Pansus yang harus dijawab oleh Bupati seperti dana refocusing anggaran di Lombok Tengah.

“Sesuai temuan pansus, ternyata ada anggaran yang tidak ikut di refocussing dalam rangka penangan covid-19 tersebut, yakni dana anggaran untuk membayar hutang pembangunan Pasar Jelojok Kopang. Ini yang harus di jawab Bupati,” kata dia.

Selain itu, menyangkut pengadaan 2 juta masker yang sampai saat ini masih menjadi tanda tanya besar, lantaran dalam pengadaannya akan melibatkan para UMKM, tetapi buktinya malah mendatangkan masker dari luar.

Termasuk juga dengan kebijakan Pemda Loteng tentang penyaluran JPS Bersatu, mulai dari jumlah data penerima, yang jumlahnya berbeda beda.

“Kami pertanyakan pada penyaluran JPS Bersatu selama 3 bulan itu dibagi masing-masing PKM sebesar Rp.600.000. Namun belakangan dirubah menjadi Rp.300.000 dengan jangka waktu di perpanjang hingga desember 2020 dan masih banyak yang lainnya,” tegas Suhaimi

Baca juga :  Menjelang Pilkada 2020, Bawaslu NTB Petakan Kerawanan Politik Masyarakat

Atas dasar itu pihaknya akan menjadwalkan ulang pemanggilan Bupati yakni pada hari Rabu 12 Agustus 2020.

Wakil Bupati Lombok Tengah, HL.Pathul Bahri,S.IP usai menghadiri rapat pansus mengatakan sudah menjelaskan beberapa hal tentang kebijakan penanganan Covid-19, tetapi untuk lebih jelasnya rapat akan kembali di jadwalkan yang direncanakan pada hari Rabu 12 Agustus 2020.

“Tadi kami bersama Pansus sudah membahas soal data jumlah penduduk, pengadaan 2 juta Masker dan anggaran refocusing untun penanganan Covid-19,” tutup Pathul Bahri.(TN-03)

Related Articles

Back to top button
Close