Kapolda NTB Beberkan Maksud dan Tujuan Program Kampung SEHAT dari Pandemi Covid-19

Mataram, Talikanews.com – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol M. Iqbal memaparkan maksudnya adaptasi kehidupan baru atau Nurut Tatanan Baru dengan program Kampung SEHAT.

Iqbal memulai dari huruf S yang artinya Steril lingkungan, Kampung, Desa, Dusun, RT/RW dari penyebaran virus corona. “Steril dari masuknya narkoba, steril dari miras, steril dari perjudian, steril penyakit masyarakat, dan steril dari masuknya paham radikal serta steril dari paham intoleransi,” ungkapnya, Senin 27 Juli 2020.

Kemudian huruf E, diartikan Ekonomi masyarakat produktif dan ekonomi kreatif ditunjukkan dengan berkembangnya IKM/UKM disetiap kampung sehingga dapat menopang pertumbuhan ekonomi wilayah dan nasional serta ketahanan pangan terwujud disetiap kampung sehingga, masyarakat tangguh dalam kondisi ekonomi yang terpuruk dampak pandemi Covid-19, karena perputaran ekonomi di Kampung berjalan normal.

Makan huruf H yakni Harmonis kehidupan masyarakat, di massa pandemi aktifitas masyarakat lebih banyak di Kampung dengam Aktifitas ekonomi produktif/ kreatifnya dalam menciptakan ketahanan pangan mereka dengan Giat Gotong Royong, Rembuk Desa dan lainnya.

Dengan demikian, silaturahmi antar warga lebih intens yang mampu membuat kehidupan di kampung menjadi harmonis karena warga fokus dalam aktifitas Ekonomi Produktif/ kreatif dan aktifitas Sosial.

Sedangkan huruf A diartikan Asri lingkungan, kampung menjadi Asri dan Indah dengan adanya aktifitas warga kampung yang lebih banyak dalam melakukan aktifitas di kampung mengutamakan gotong royong, menata kampung mereka menjadi lingkungan yang bersih sesuai program pemerintah provinsi NTB Zero Waste. Dimana, lingkungan tertata rapi dan indah, tiap pemilik rumah menata lingkungan masing-masing dengan cara membuat taman apotik hidup, menanam sayuran-sayuran di pekarangan dan bunga yang bermanfaat untuk dirinya sendiri.

Terakhir, huruf T dimaksudkan Tangguh jika lingkungan sudah steril. Ekonominya Produktif, tumbuhnya IKM/ UKM dan ketahanan pangannya baik, tidak ada narkoba, Miras, Judi , tidak ada paham radikal dan instoleransi kemudian kehidupan warganya harmonis. Tidak ada konflik sosial, semua persoalan sosial yang dapat menimbulkan konflik sosial diselesaikan dengan Musyawarah Desa.

“Dengan demikian, maka Kampung, Desa, Dusun tersebut menjadi TANGGUH,” kata dia.

Menurut Iqbal, dengan program Kampung Sehat ini dapat mengurangi atau memutus rantai penyebaran Covid 19, begitu juga mempu mengurangi / menyetop berkembangnya Covid-19.

“Program kampung sehat ini mampu mengurangi angka meninggal dan meningkatkan angka kesembuhan. Dengan Program Kampung Sehat diharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan tercipta ketahanan pangan secara nasional,” ujarnya.

Selain itu, program Kampung Sehat dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan dapat menciptakan kamtibmas yg kondusif sehingga masyarakat produktif.

“Semoga dengan Program Kampung Sehat ini bisa mengantarkan NTB Gemilang.
Bisa menjawab tantangan kedepan bagi wilayah Lombok khusunya NTB dalam menghadapi Event MotoGP 2021,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button