Operasi Patuh Gatarin 2020 Polda NTB, Laka Lantas di Massa Pandemi Covid-19 Turun

Mataram, Talikanews.com – Operasi patuh gatarin tahun 2020 yang digelar Polda NTB menunjukkan hasil bahwa, kecelakaan lalulintas di massa pandemi covid-19 mengalami penurunan 50 persen, dibandingkan hari yang sama di tahun sebelumnya.

Data itu didapat dari kegiatan hari ketiga operasi gatarin yang dimulai sejak tanggal 23 sampai dengan hari ini Sabtu tanggal 24 Juli 2020 terdapat 2.116 pelanggar dengan melayangkan 1.199 surat teguran dan 917 surat tilang kepada pelanggar.

“Untuk jumlah korban kecelakaan lalulintas di operasi patuh gatarin tahun 2020 ini mengalami penurunan 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol Noviar, Sabtu 25 Juli 2020.

Dia menjelaskan, jumlah tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dihari yang sama ditahun 2019 yakni sebanyak 1.119 atau 34 persen. Sedangkan pelanggaran masih di dominasi pengendara sepeda motor dan paling banyak ditindak karena tidak menggunakan helm sebanyak 591 pelanggar disusul pengendara masih dibawah umur yakni sebanyak 33 pengendara.

Noviar menjelaskan, profesi pelanggar paling banyak dilakukan oleh karyawan swasta, sebanyak 490 orang. Rata-rata pelanggar berdalih dimassa pandemi Covid-19 ini perusahaan tempat mereka bekerja mengalami penurunan pendapatan, jadi mereka harus mengejar target sehingga tidak terlalu memperhatikan peraturan berlalulintas.

Jika diurutkan lanjutnya, Satgas Operasi Patuh jajaran Polda NTB yang paling banyak melayangkan surat tilang terhadap pelanggar lalu lintas selama 3 hari ini adalah Polresta Mataram sebanyak 186 tilang, disusul Polres Lobar 156 tilang, Polres Sumbawa Barat 136 tilang, Polres Loteng 97 tilang, Ditlantas Polda NTB 88 tilang, Polres Bima Kota 62 tilang, Polres Polres Lotim 53 tilang, Polres Lotara 51 tilang, Polres Bima 42 tilang, Polres Dompu 27 tilang dan terakhir Polres Sumbawa dengan 19 tilang.

Selain melakukan penindakan terhadap para pelanggar, personel Satgas Operasi Patuh juga meningkatkan kegiatan pre-emtif dan preventif dengan mensosialisasikan imbauan berkendara yang baik dan aman secara langsung maupun melalui media massa, serta tetap mematuhi protokol pencegahan penyebaran covid-19. (TN-red)

Related Articles

Back to top button