Ketua Bawaslu Loteng Bersama Tim Kuasa Hukum Resmi Lapor Balik Raden Fauzi

Lombok Tengah, Talikanews.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Tengah, Abdul Hanan didampingi tim kuasa hukum resmi lapor balik Raden Fauzi ke Polres Lombok Tengah, Senin 20 Juli 2020.

Langkah Abdul Hanan itu, buntut dari laporan Raden Fauzi yang sebelumnya telah melaporkan Abdul Hanan ke Polres Lombok Tengah atas dugaan telah menikahi istri sahnya yang bernama Baiqiatus Soleha.

Salah satu dari Kuasa hukum Abdul Hanan yakni, Yudi Sudiyatna SH mengatakan, hari ini bersama tim kuasa hukum Abdul Hanan yang terdiri dari Herman Saputra SH.MH, Wahid Jan SH, Dwi Sudarsono SH, Burhanudin SH.MH, Amri Nuryadin SH, Anriyadi Iktamalah SH,MH, Lalu Rangga Satria Wijaya SH, Hilman Prayuda SH. dan Theofilus Nurak, SH telah melaporkan balik Raden Fauzi ke Polres Loteng.

“Ia tadi saya bersama tim laporkan balik Raden Fauizi,” ungkap Yudi.

Yudi juga mengatakan selain laporkan balik, tim juga membawa sejumlah bukti jejak digital media-media yang memuat pernyataan Raden Fauzi terkait dugaan bahwa Abdul Hanan telah menikahi istrinya itu .

“Kami juga membawa sejumlah bukti tentang pernyataan Raden Fauzi di beberapa media,”kata dia.

Menurut Yudi, apa yang dituduhkan Raden Fauzi terhadap Abdul Hanan adalah fitnah semata dan bertentangan dengan Pasal 310, 311 dan 317 KUHP dan Pasal 27 ayat (3) Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 19 tahun 2019.

“Apa yang di tuduhkan Raden Fauzi di beberapa media masa itu dan sebagaimana laporan yang dibuat itu tidak benar terlebih tuduhan itu di sampaikan dalam keadaan sadar bahkan sampai menggelar jumpa pers,” ujarnya.

Oleh sebab itu, tim kuasa hukum Abdul Hanan menegaskan, apa yang di sampaikan Raden Fauzi bisa dikatakan perbuatan melawan hukum seperti dugaan pencemaran nama baik melalui media cetak atau media elektronik terlebih, hal itu di tunjukkan kepada pimpinan lembaga negara.

“Laporan itu tidak benar. Itu pencemaran nama baik, penghinaan dan fitnah yang keji. Tapi semua itu kita arahkan ke prosedural hukum saja. Kami meyakini Polres Lombok Tengah mampu usut tuntas persoalan ini termasuk para pihak-pihak dibelakang yang turut serta dalam peristiwa itu,” tegasnya.

Terkait hal itu, Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Priyo Suhartono dikonfirmasi, mengatakan dirinya masih di Jakarta. “Saya masih di Jakarta ini,” jawabnya singkat. (TN-03)

Related Articles

Back to top button