Ikon Wisata Religi NTB akan Semakin Indah dengan Konsep Zero Waste

Mataram, Talikanews.com – Masjid Hubbul Wathan Islamic Centre atau yang biasa disebut IC yang menjadi ikon wisata religi NTB akan semakin indah. Karena, Pemerintah Provinsi NTB didukung Kementerian Pariwisata dan ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) segera membangun ruang terbuka hijau (taman) konsep Zero Waste.
Hal itu diperkuat dengan dilaksanakan prosesi peletakan batu pertama oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Dr. Ir. Harry Santoso Sungkary, Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Lalu Moh.Faozal, para Asisten Setda NTB, Jumat 17 Juli 2020.
Untuk diketahui, ruang terbuka hijau tersebut akan dibangun pedestarian sepanjang 150 meter, penanaman kembali rumput seluas 300 meter persegi dengan sumur bor agar kawasan taman tersebut tetap hijau sepanjang waktu. Taman IC juga akan dipercantik dengan penanaman 60 pohon tabebuya dan ketapang kencana. Ditambah lagi bantuan berupa 20 titik lampu ramah lingkungan bertenaga solar sel, sejumlah kursi dan meja taman, trotoar, hingga tempat sampah untuk mendukung program zero waste yang digaungkan Pemprov NTB dari Kemenparekraf RI.
Wagub NTB Rohmi menegaskan moto pariwisata NTB yakni, wisata yang berkesinambungan dengan pelestarian lingkungan. Merujuk pada kekayaan destinasi wisata alam NTB yang telah diakui di kancah nasional dan internasional. Dengan ditetapkannya Taman Nasional Gunung Rinjani sebagai Geopark Unesco dan akan disusul oleh Geopark Nasional Gunung Tambora.
Hal tersebut juga sejalan dengan misi NTB Gemilang, yakni mewujudkan NTB yang Hijau, Asri, dan Lestari yang diperkuat adanya program unggulan zero waste. Sehingga prinsip-prinsip tersebut harus diterapkan pada setiap pembangunan di wilayah NTB.
“Program unggulan zero waste yang merupakan cerminan NTB hijau, asri dan lestari ini tidak boleh terlepas dari pembangunan di NTB,” ungkapnya.
Rohmi menambahkan, Pariwisata NTB juga tetap harus menerapkan konsep CHS (Clean, Health, Safety) di tengah pandemi Covid-19. Agar masyarakat bisa tetap berwisata namun tetap terlindungi dari ancaman Covid-19.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, DR. Ir. Harry Santoso Sungkary, menyampaikan, kebanggaannya terhadap Provinsi NTB yang menerapkan program zero waste dan Misi NTB Hijau Asri dan Lestari pada bidang pariwisatanya.
Harry berharap dengan memiliki Wakil Gubernur yang merupakan lulusan Tehnik Kimia, pengolahan sampah di NTB bisa berjalan baik. Sehingga NTB dapat dijadikan contoh oleh daerah-daerah lain di Indonesia.
“Saya harap lombok bisa menjadi percontohan oleh daerah lain dengan menerapkan program zero waste,” kata dia.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Lalu Moh.Faozal, menjelaskan, Taman IC ini direncanakan rampung pada bulan November mendatang. Taman ini bisa dinikmati oleh masyarakat luas dan juga akan dilengkapi juga dengan kawasan e-craft serta menara yang akan dibuka kembali untuk umum.
“Semoga taman ini akan semakin mempercantik Islamic Center,” tandasnya. (TN-red)





