Politik

DPP Golkar Deadline Musda Provinsi Tanggal 31 Juli, Ini Ketua DPD NTB Hasil Rapat Virtual

Mataram, Talikanews.com – Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar deadline supaya Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Nusa Tenggara Barat diselenggarakan paling telat tanggal 31 Juli mendatang.

Instruksi DPP Golkar nomor SI-2/Golkar/VII/2020 tentang instruksi merencanakan, mempersiapkan dan penyelenggaraan Musda Partai Golkar tingkat provinsi. Isi instruksi tersebut, DPP Golkar menimbang bahwa, dalam rangka melanjutkan konsolidasi organisasi Partai Golkar tingkat provinsi, maka perlu dikeluarkan instruksi tentang perencanaan, persiapan dan penyelenggaraan Musda di Delapan provinsi yang belum menyelenggarakan Musda mengingat, keputusan Musyawarah Nasional X Partai Golkar tahun 2019 tentang perubahan ADRT.

Kemudian, keputusan Munas X tanggal 5 Desember 2019 tentang program umum Partai Golkar. Maklumat Kapolri Nomor: Mak/02/1I/2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang Kepatuhan terhadap kebjakan Pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.

Surat DPP Partai Golkar nomor B-226/III/Golkar/2020 tanggal 24 Maret 2020
tentang instruksi penundaan Musda Partai Golkar tingkat provinsi. Surat Telegram Kapolri nomor STR/364/VI/OPS.2/2020 tanggal 25 Juni 2020 pencabutan Maklumat Kapolri dan menginstruksikan PIt Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara.

Pemegang mandat Musda Provinsi Bangka Belitung, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi NTB, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan. PIt Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat.

Supaya merencanakan, mempersiapkan dan menyelenggarakan Musda dengan batas waktu penyelengaraan paling lambat tanggal 31 Juli 2020. Selanjutnya melaporkan kesiapan waktu pembukaan Musda ke DPP untuk mendapatkan persetujuan. Melaksanakan instruksi ini dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.

“DPD I Golkar NTB diberikan waktu Musda paling lambat 31 Juli. Oleh sebab itu, kita sudah melakukan persiapan tinggal Musda saja,” ungkap Ketua Harian DPD I Golkar NTB, H Misbach Mulyadi, Sabtu 4 Juli 2020, di Mataram.

Misbach mengaku, DPD I Golkar NTB sangat siap melaksanakan musda tersebut sesuai arahan DPP. Adapun persiapan untuk menggelar musda ujar Misbah telah di persiapkan semuanya termasuk membentuk Steering Comitee dan Organizing Comitee (OC).

Baca juga :  Ali-Sakti Diterima Daftar Tapi Dengan Syarat

“Persiapan sudah di laksanakan jauh hari, SC dan OC sudah terbentuk,” kata dia.

Sementara untuk lokasi Musda sendiri menurut Misbah akan di rapatkan kembali. Apakah nanti di Lombok Tengah atau di Mataram, akan di putuskan melalui rapat internal.

“Belum di tentukan untuk lokasi, nanti kita rapatkan, yang pasti kami siap untuk menggelar musda,” ujarnya.

Disinggung soal siapa calon Nahkoda Partai Berlambang pohon beringin itu? Misbach menuturkan, kalau melihat dan mendengarkan hasil rapat virtual dengan DPP bersama 10 DPD Kabupaten/Kota, dihadiri Korwil dan Korda, dengan tegas menyebut bahwa H Ahyar Abduh. Untuk H Moh Suhaili FT, akan dipikirkan tempat barunya.

“Saat itu DPP bilang, biarkan pak Ahyar yang maju,” cetusnya.

Isu soal Suhaili akan dibuang Partai, saat rapat dengan DPP virtual dengan 10 DPD, dipimpin Korwil, Korda , bahwa pak Suhaili dipikirkan ditempat yang lain, biarkan pak Ahyar yang maju.

Misbach mengaku, kalau pun saat rapat itu, Delapan DPD Kabupaten/Kota di NTB lebih memilih pak Suhaili untuk menahkodai Partai Golkar di NTB.

“Kalau saya pribadi, apa perintah DPP akan kita jalankan,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar di DPRD NTB itu menambahkan, instruksi itu bukan hanya Musda DPD I saja, melainkan ada surat edaran (SE) bagi DPD II supaya Musda paling telat 31 Agustus mendatang.

Rumor, terhadap yang sudah dua periode memimpin, maka tidak diperbolehkan ikut mencalonkan diri sesuai ADRT dan PO, karena, masa jabatan DPD itu maksimal dua periode, artinya tidak boleh maju lagi.

“Dari 10 ketua DPD II, sebanyak enam orang sudah dua periode. Harapan saya, supaya 60 persen pemimpin baru itu harus datang dari generasi muda,” pungkasnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button
Close