Politik

Alasan Istri Sekda NTB Ikut Berkompetisi di Pilbup Loteng, Serta Parpol Sedang Dijajaki

Lombok Tengah, Talikanews.com – Beberapa pekan terakhir, masyarakat Lombok Tengah dibuat kaget dengan munculnya bakal calon Bupati keterwakilan perempuan yakni, Hj Lale Prayatni.

Istri dari Sekretaris Daerah Provinsi NTB yang sedang menjabat Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan di Lombok Barat ini mulai viral atas sikap yang diambil karena siap melepas jabatan merasa terpanggil untuk membangun Kampung halamannya.

Saat ditemui di kediamannya, Lale Prayatni mengaku merasa terrpanggil untuk membangun kampung halaman yakni Lombok Tengah. Terlebih, daerah Tatas Tuhu Trasna itu merupakan etalase Nusa Tenggara Barat.

“Karena menjadi etalase NTB, butuh orang yang punya kompetensi untuk merealisasikan semua itu dan saya ingin melihat tatanan Loteng lebih baik kedepan,” ungkapnya, Minggu 28 Juni 2020, di Puyung, Jonggat, Lombok Tengah.

Lale Prayatni tidak ingin mengumbar kelebihan dalam menata pemerintahan karena dirinya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga, kalau dilihat dari jenjang karir sejak diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil, Alhamdulillah cukup mulus.

“Ini semua tidak lepas dari kompetensi yang di milikinya,” kata insinyur nutri dan makanan ternak Universitas Mataram tahun 1985 – 1990 ini.

Disinggung mengenai kendaraan partai politik (Parpol)? Dengan tegas menyebut, sedang menjajaki Partai Gerindra, Golkar, PKS, Nasdem dan Hanura.

Dia merincikan satu persatu alasan kenapa menjajaki parpol tersebut. Pertama, kalau partai Gerindra, besar harapan akan mengusungnya karena, melihat ada hubungan kedekatan darah dengan petinggi Partai berlambang kepala Garuda itu, dari keturunan Raden Sumitro.

“Saya tidak harus detail membeberkan siapa Raden Sumitro itu,” kata dia sambil tersenyum ditemani Ibundanya Lale Kuning.

Kemudian partai Golkar, bagi dia sudah jelas dan siapa yang tidak mengetahui Lale Kuning di Partai Berlambang pohon Beringin tersebut, yang merupakan dewan pertimbangan DPD I Golkar NTB.

Selanjutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dirinya sudah mendapat sinyal, terlebih partai yang punya filosofi seperti padi, semakin berisi semakin merunduk yang menunjukkan kerendahan hati, dengan kerendahan hati berkhidmat untuk rakyat itu, malah saat ini sedang pro keterwakilan perempuan, dibuktikan mengusung bakal calon perempuan di Kota Mataram, Kabupaten Sumbawa dan besar kemungkinan di Lombok Tengah.

“Begitu halnya dengan parpol lain seperti Nasdem dan Hanura, punya alasan tersendiri untuk mengusungnya. Ditambah lagi, PKB, belum lama ini sudah bangun komunikasi dengan ketua DPW PKB,” cetusnya.

Bagaimana dengan beberapa Parpol sudah mengeluarkan rekomendasi untuk mengusung bakal Paslon? Lale Prayatni justru tidak khawatir dengan rekomendasi tersebut karena menurutnya, Rekomendasi itu belum pasti mengusung, kecuali sudah dalam bentuk Surat Keputusan (SK) dari DPP masing-masing partai.

Bicara basis massa lanjutnya, mungkin banyak orang yang meragukan dirinya karena dianggap bukan orang Lombok Tengah, disebabkan berdikari di Lombok Barat. Namun, perlu diketahui, Lale Prayatni ini merupakan cucu bupati pertama di Lombok Tengah periode 1945-1946 yakni, Lalu Srinata.

“Yang jelas, saya merasa terpanggil untuk membangun Kampung halamannya. Ditambah lagi ada dorongan dari organisasi sayap kanan Partai Gerindra disebut Perempuan Indonesia Raya (Pira),” tuturnya.

Terakhir, dirinya meminta doa, restu dan dukungan serta partisipasi masyarakat Loteng untuk bersama-sama membangun kampung halaman ini menjadi lebih baik, karena merupakan etalase NTB.

“Saya terlahir dan dibentuk untuk membuat sebuah perubahan. Jika, kendaraan politik sudah jelas maka, saya akan mengajukan pensiun dari jabatan ASN,” tutupnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button
Close