Pendidikan

Istri Gubernur NTB Ini Hadiri Wisuda SDLB Pelangi Lombok Care

Lombok Barat, Talikanews.com – Istri Gubernur NTB, juga Ketua TP-PKK Provinsi, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menghadiri acara wisuda Semolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Pelangi Lombok Care.

Sapaan Bunda PAUD mengaku bahagia bisa hadir dan melihat langsung kegiatan wisuda wisuda perdana untuk 6 siswa-siswinya yang penuh keberkahan, nikmat dan anugerah, tepat berusia 8 tahun.

“Alhamdulillah hari ini kita berkumpul di tempat ini dan dipertemukan dengan orang-orang yang memiliki semangat yang sama,” ungkapnya Jum’at 26 Juni 2020.

Niken memberikan semangat serta mengucapkan selamat kepada orang tua yang selama ini telah bersabar, hingga anak-anaknya lulus dengan penuh perjuangan bertahun-tahun melalui tantangan yang tidak mudah.

“Kita tetap harapkan ibu-ibu tetap semangat mendampingi anak-anak titipan dari Tuhan. Ibaratnya mereka diutus pada ibu-ibu dengan sebuah tujuan, artinya ibu-ibu mampu menjadi ibu untuk anak-anak yang luar biasa,” ungkap Hj. Niken.

Selain itu, Hj. Niken mengatakan bahwa, segala sesuatu bisa terjadi, mereka bisa menjadi orang-orang yang sukses karena dukungan dari orang tua khususnya doa dari para ibu. Terlebih salah satu yang wisuda hari ini bercita-cita menjadi polisi. Niken sangat mendukung dan mendoakan agar Allah memberikan jalan.

“Kalian sudah tahu hari ini sudah lulus SD, suatu saat nanti Ibunda bertemu dengan kalian sudah lulu SMP, SMA dan tidak menutup kemungkinan kalian bisa lulus sarjana,” doa Bunda Niken kepada anak-anak luar biasa tersebut.

Kemudian, untuk Yayasan Lombok Care Bunda Niken berharap agar niat baik dan upaya yang dilakukan sampai pada titik ini, ia percaya tidak bisa dinilai dengan uang atau harta.

“Saya atas nama masyarakat NTB dan atas nama Pemerintah Provinsi NTB mengucapkan terima kasih dan tentu saja tetap semangat kepada Ketua Yayasan, Kepala Sekolah serta guru-guru. Karena dengan melihat orang lain bahagia tentu saja itu sebuah kebahagian tersendiri,” katanya.

Sementara itu Pemilik Yayasan Lombok Care, Nindi berpesan untuk tidak bersaing dengan dunia luar ataupun orang lain melainkan bersaing lah dengan diri sendiri. Menurutnya semua orang telah mengetahui kemampuan dan perubahan dari siswa-siswinya.

“Memulai dari motto “where there is a will, there is a way”, sekarang saya benar-benar menyadari bahwa bukan hanya saya yang punya keinginan yang kuat tetapi anak-anak ini juga memiliki semangat dan keinginan untuk dicintai dan berkembang,” jelasnya.

Nindi menuturkan, sebanyak 25 orang karyawan yang berjuang untuk menciptakan hari ini untuk wisuda. Ia berharap agar siswa-siswinya tetap semangat, terus berjuang semoga kedepan bisa membantu, menjadi contoh dan menginspirasi anak-anak lainnya dan begitupula dengan orang tuanya.

“Karena banyak sekali orang tua yang sudah berbagi emosi dan menceritakan isi hatinya satu sama lain dan berani membawa anaknya ke tempat ini, itu sangat berharga bagi kami,” ungkapnya.

Kepala SDLB Pelangi Lombok Care, Rasyid Ridho mengaku haru dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. 6 tahun yang lalu siswa-siswinya masih kecil dan diajarkan untuk membaca dan berhitung.

“Kami juga sebagai guru memacu dan mendorong agar tidak menyerah. Perjuangan kalian menjadi anak yang luar biasa karena kalian adalah keajaiban,” jelasnya. (TN-hms)

Related Articles

Back to top button
Close