Ekonomi

Pandemi Covid-19 Datangkan Berkah bagi 522 IKM Kue Kering di NTB

Mataram, Talikanews.com – Pandemi Covid-19 telah membuat perekenomian para usaha kecil menengah (UKM) semua daerah di Indonesia terpuruk. Lain halnya dengan para UKM di Nusa Tenggara Barat, malah perekonomian terus menggeliat karena adanya Program JPS Gemilang tahap III.

Dimana, program tersebut diperkirakan mampu menggeliatkan setidaknya 552 industri rumahan (Home Industry) kue kering di Lombok dan Sumbawa yang menyerap sebanyak 1.650 tenaga kerja.

Sekretaris Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Yuniarti mengatakan, setidaknya 184 IKM kue kering terdaftar di program JPS Gemilang tahap III ini. Dari 184 IKM itu masing-masing menaungi kelompok IKM binaan setara Home Industry rata-rata 2-3 binaan.

“Kita perkirakan untuk komoditi kue kering ini ada 552 IKM, home industry yang turut bergeliat. Kalau rata-rata tenaga kerjanya 3 orang, maka potensi lapangan pekerjaan mencapai 1.650 orang,” ungkap Baiq Nelly, Rabu 24 Juni di Mataram.

Dia menjelaskan, JPS Gemilang tahap III memasukan item kue kering sebagai salah satu produknya yang menyasar sekitar 125 ribu keluarga penerima manfaat. Setiap paket JPS tahap III berisi 250 gram kue kering dalam kemasan toples.

Menurut Nelly, dengan mengakomodir produk kue kering maka JPS juga membantu IKM dan industri rumahan kue kering di NTB untuk membesarkan produksinya.

“Jenis kue keringnya juga sangat kreatif, beragam dan ternyata memang banyak inovasi dari IKM dan home industry kita di NTB ini,” kata Nelly.

Ia mengatakan, keberpihakan program JPS Gemilang yang mengutamakan produk lokal NTB mulai dirasakan pelaku UKM/IKM di daerah ini.

“Yang harus disyukuri bahwa dengan JPS Gemilag ini masyarakat kita terutama pelaku UKM/IKM bisa tetap berproduksi di masa pandemi saat ini. Selain itu ada peluang lapangan kerja di saat sejumlah sektor lain justru banyak dirumahkan,” ujarnya.

Dinas Perdagangan NTB bertanggung jawab untuk komoditi Kopi, Sabun, dan Kue Kering dalam item di JPS Gemilang. Secara umum lanjut Nelly, program JPS Gemilag saat ini juga sangat membantu Dinas Perdagangan dalam memetakan potensi dan mendata UKM/IKM yang ada di Lombok dan Sumbawa.

“Dengan JPS Gemilang ini kita bisa upgrade data kita terkait UKM/IKM dan lebih memfokuskan lagi mana UKM/IKM yang potensial yang akan dibina,” katanya.

Hal ini akan sangat berguna untuk program selanjutnya yang akan dilakukan pasca pandemi nantinya.(TN-red)

Related Articles

Back to top button
Close