Pendidikan

1.555 Siswa Jalur Prestasi Lulus Masuk SMA di NTB pada PPDB 2020/2021

Mataram, Talikanews.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB telah merampungkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Sederajat TA 2020/2021 jalur prestasi dan perpindahan orang tua.

Sebanyak 1.555 pendaftar SMA jalur prestasi dan perpindahan orang tua dinyatakan lulus. Dimana kelulusan itu telah diumumkan secara online.

“Alhamdulillah, untuk PPDB jalur prestasi dan perpindahan sudah tuntas, tinggal afirmasi dan zonasi saja,” ungkap Kasi Peserta Didik Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB, Aryanti Dwiyani, Senin 22 Juni di Mataram.

Aryanti didampingi Kabid Pembinaan SMA Dinas Dikbud setempat, H Muhammad Fauzan juga menjelaskan, dalam proses pendaftaran dan verifikasi dilanjutkan dengan seleksi by system tercatat ada 2.977 calon peserta yang mendaftar dari 148 SMA se-NTB.

“Bagi mereka yang lulus, dilanjutkan lagi dengan daftar ulang mulai tanggal 20 hingga 22 Juni,” kata perempuan yang dikenal santun dan ramah ini.

Aryanti juga merincikan data peserta yang mendaftar dari jalur tersebut. Yakni jalur prestasi akademik ada 2.059 dan lulus sebanyak 937 pendaftar. Sedangkan jalur non akademik yang daftar serta sudah terverifikasi 698 peserta dan yang diterima 447 peserta.

Kemudian ada pula jalur tahfidz yang mendaftar dan sudah terverifikasi, yaitu sebanyak 173 peserta dan yang lulus ada 130 pendaftar.

“Kalau untuk jalur perpindahan orang tua yang sudah mendaftar dan verifikasi ada 47 peserta, sedangkan yang lulus ada 41 pendaftar,” ungkap Aryanti Dwiyani.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SMA sekaligus juga Ketua Panitia PPDB Disdikbud NTB, H M Fauzan menambahkan, bahwa untuk kuota dan rombel jalur zonasi minimal 60 persen.

Kemudian jalur afirmasi paling banyak 20 persen. Jalur perpindahan orang tua 5 persen, dan jalur prestasi paling banyak 15 persen.

“Dalam jalur prestasi ini ada prestasi akademik 8 persen, prestasi non akademik 5 persen, dan tahfidz qur’an 2 persen,” terang Fauzan.

“Intinya pelaksanaan dengan sistem zonasi ini untuk pemerataan pendidikan di NTB. Sehingga mutu maupun kualitas pendidikan dalam hal ini sekolah semua merata baik yang ada di pinggiran maupun perkotaan,” demikian ia menambahkan. (TN-red)

Related Articles

Back to top button
Close