Pendidikan

Dikbud NTB Buat Terobosan Ruang “Pojok Ekspresi” bagi Sekolah dan Siswa

Mataram, Talikanews.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB telah melaunching “Pojok Ekspresi” yang dihajatkan untuk mengembangkan kreatifitas dalam berkarya. Terutama bagi pihak sekolah, khususnya dijenjang SMA/SMK/SLB di NTB.

Kepala Dinas Dikbud NTB, Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., menyampaikan, pojok ekspresi itu merupakan ruang kreatifitas dan inovasi bagi sekolah dalam bidang pendidikan dan kebudayaan, untuk mendorong SMA/SMK/SLB di NTB terus berkarya dalam menyalurkan kompetensinya masing-masing.

“Jadi, para kepala sekolah, guru dan siswa, kami berikan ruang untuk berkarya dalam menunjukkan kompetensi unggulannya untuk membanggakan NTB,” ungkapnya Minggu 21 Juni 2020, di Mataram.

Dia menjelaskan, dengan adanya program pojok ekspresi itu, sangat diharapkan pihak sekolah mendukung dan memanfaatkan betul ruang tersebut dengan baik.

Menurutnya, adanya ruang atau pojok ekspresi itu, tentu akan memberikan dampak baik bagi dunia pendidikan dan kebudayaan di NTB kedepannya.

Terutama bagi para anak didik, sehingga hati para siswa dapat terkendali dalam menyalurkan kreatifitasnya dan terdorong untuk terus berkarya.

“Kita adalah NTB, dan kita pasti bisa lebih baik. Mari kita terus mengembangkan kreatifitas masing-masing, dan jangan pernah berhenti untuk terus berkarya,” kata Aidy Furqon.

Dia merasa bangga dengan hasil karya peserta didik yang ada di sekolah-sekolah lingkup NTB. Mereka mampu membuat suatu gebrakkan karya nyata yang luar biasa.

Contoh, SMKN 1 Lingsar dengan “Sekolah Mandiri Energi”, SMKN 2 Gerung mampu menciptakan “Cold Storage” dan SMKN 1 Selong dengan luar biasanya membuat “Mobil Listrik Zero Waste” begitu juga sekolah lainnya.

“Hebatnya, sejumlah karya itu terlahir di masa sulit dihadapi oleh NTB, yaitu ditengah merebaknya pandemi virus corona,” ujarnya.

Artinya tegas Aidy Furqon, meski dalam kondisi apapun NTB mampu bersaing dan tak kalah dengan daerah lainnya dalam menciptakan suatu karya yang luar biasa.

“Karya-karya anak kita di masa pademi, ternyata makin menunjukkan hasil dan harus diberi ruang. Tidak kurang dari 10 temuan baru sudah dihasilkan sampai bulan ini. Kami berharap terus berkarya, jangan pernah terhenti untuk berinovasi untuk NTB kedepan yang lebih baik,” tegasnya.

Gubernur semangati remaja NTB

Sebelumnya, pada acara launching pojok ekspresi, kedatangan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dalam rangka halalbihalal dan pembinaan ASN disambut beberapa karya SMK, SMA dan SLB Dinas Kebudayaan Provinsi NTB.

Mulai dari motor anti maling, lampu, hingga persembahan lukisan batik Sasambo untuk Gubernur NTB. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul merasa bangga dan terus mendorong anak-anak muda NTB untuk berkarya dan berinovasi di tengah pandemi Covid-19.

“Kami bangga kepada anak-anak muda NTB. Meski belajar dari rumah, mereka semua tetap bisa berkarya, yang kita lihat hari ini menjadi salah satu bukti bahwa anak-anak muda NTB cerdas dan penuh kreativitas,” ungkapnya, Kamis (18/6) lalu.

Jangan sampai, lanjut Doktor Zul, karya belum sempurna, namun semangat telah terlanjur patah dan berhenti berkarya. Di masa inilah, ujar Gubernur, para remaja ini perlu mencoba terobosan-terobosan baru tanpa harus takut melakukan kesalahan.

“Adik-adikku semua. Percayalah, benturan membuat kalian terbentuk. Mulai sekarang, tugas kita semua kampenyakan hasil karya anak-anak kita, kita buktikan, anak-anak muda NTB bisa,” ungkap Doktor Zul memberikan semangat kepada siswa-siswi yang hadir pada acara halalbihalal tersebut.

Lebih khusus, orang nomor satu di NTB itu berpesan kepada seluruh ASN Dinas Dikbud NTB untuk terus memperbanyak tali silaturahmi. Menurut Gubernur Zul, apapun akan terasa ringan jika tali silaturahmi terus terjalin sesama pegawai.

“Sederhana saja, dalam segala tugas yang kita kerjakan. Kuncinya satu, kita perbanyak silaturrahim, dengan begitu, apapun yang kita kerjakan bisa berjalan dengan ringan,” tutup Gubernur NTB kelahiran asal Kabupaten Sumbawa tersebut.

UNU NTB apresiasi Pojok Ekspresi Dikbud NTB

Untuk dieketahui, bahwa sebelumnya pihak Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB juga memberikan apresiasi kepada Dinas Dikbud NTB dengan program gebrakkannya yaitu pojok ekspresi.

Mereka menilai, pojok ekspresi adalah sebuah program yang sangat menarik dan dianggap sebuah trobosan baru agar pihak sekolah, baik itu guru maupun siswa di NTB dapat menyalurkan ide/gagasan hebatnya menyangkut dunia pendidikan dan kebudayaan. (TN-red)

Related Articles

Back to top button
Close