
Lombok Barat, Talikanews.com – Salah seorang Anggota Sat Lantas Polres Lombok Barat, Aipda Zulkarnaen melepaskan tugasnya demi menyelamatkan seorang Ibu Hamil mengalami kecelakaan di Jl. DR Soetomo Kediri.
Kronologis kejadian, Kamis 18 Juni 2020 pukul pukul 10.30 Wita, terjadi kecelakaan lalulintas pengendara sepeda motor, saat dirinya bersama satu rekan lainnya yaitu Bripka Bagus Juni Ardana melewati Jl. Dr. Soetomo Rumak Kediri. Sontak melihat banyak keramaian.
Saat menghampiri, satu korban pengendara sepeda motor dalam keadaan hamil besar. Sehingga langsung dilakukan penanganan dengan memberikan pertolongan.
“Saat itu saya dari Pos GMS Gerung menuju ke Simpang Empat Montong Senggigi, untuk melaksanakan pengaman, namun melihat ada kerumunan orang, ternyata kecelakaan dan korban merupakan Ibu sedang Hamil besar,” ungkap Aipda Zulkarnaen.
Dia menuturkan, tugas pengamanan yang dilaksanakannya ini merupakan tugas rutin, yaitu melakukan pengaturan jalur, memberikan pelayanan kepada Masyarakat yang beraktifitas.
Namun, sekitar Pukul 10.30 Wita, dia bersama satu rekan lainnya yaitu Bripka Bagus Juni Ardana, ketika melewati Jl. Dr. Soetomo Rumak Kediri, melihat ada kerumunan orang.
Melihat ada yang tidak beres, kedua anggota Sat Lantas Polres Lobar ini langsung menghampiri warga, untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
“Ternyata keramaian itu karena terjadinya kecelakaan lalulintas, dan melibatkan seorang ibu yang sedang dalam keadaan hamil besar,” kata dia.
Tidak mau ambil resiko, kedua anggota Satlantas Polres Lobar ini langsung menolongnya dengan membawanya ke Rumah sakit.
“Kebetulan rumah sakit yang dituju adalah Rumah Sakit Bhayangkara. Saya lebih mendahulukan menolong ibu hamil tersebut karena rasa kemanusiaan,” tuturnya.
Melepas tugas, bukan berarti meninggalkannya melainkan langsung melapor kepada pimpinan, terkait tugas rutin itu akan dilanjutkan setelah menolong Ibu Hamil tersebut.
“Alhamdullilah, semuanya berjalan lancar. Informasi dari pihak medis, bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, keadaan ibu dan kandungannya baik-baik saja,” terangnya.
Kasat lantas Polres Lombok Barat Iptu I Made Sugiarta, SH membenarkan atas peristiwa kecelakaan lalulintas tersebut.
“Dari keterangan korban dan saksi-saksi dilapangan, ibu hamil tersebut dibonceng suaminya, sedang melaju pelan mengendarai sepeda motor,” kata dia.
Berdasarkan laporan sementara, kecelakaan itu terjadi, saat tiba-tiba dari gang, keluar seorang anak kecil mengendarai sepeda.
“Anak ini mengendarai sepeda langsung memasuki jalan Utama,” imbuhnya.
Karena masuk secara tiba-tiba sehingga benturan tidak bisa dihindari.
”Korban mengatakan sempat terjatuh dari kendaraan, saat mengalami kecelakaan, sehingga merasa kesakitan,” terangnya.
Korban saat itu diantar oleh suaminya untuk memeriksakan kandungannya yang memang dalam keadaan hamil besar.
“Benturan kecelakaan tersebut tidak keras, sehingga baik pengendara sepeda gayung dan pengendara sepeda motor (suami Ibu hamil) tidak mengalami luka-luka,” ujarnya.
Namun karena kondisi yang mengalami kecelakaan dalam posisi hamil dan sempat terjatuh, sehingga anggota langsung mengantarnya untuk dilakukan pemeriksaan sesegera dirumah sakit.
“Kami dengan spontan atau tidak menunggu perintah kami langsung menolong serta membawa ibu hamil tersebut menggunakan Kendaraan Dinas karena itu memang kewajiban kami” tegasnya.
Dia menegaskan bahwa tindakan yang diambil oleh anggotanya merupakan tindakan kemanusiaan yang memang harus dimiliki oleh masing anggota Polri.
“Walaupun dalam melaksanakan tugas, namun tindakan seperti ini tentunya dimaklumi, untuk kemanusiaan dan keselamatan,” tutupnya (TN-red)