Fraksi di DPRD NTB Berikan Pandangan Umum Terkait Raperda Pertanggungjawaban APBD 2019

Mataram, Talikanews.com – Fraksi – Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar rapat paripurna untuk menyampaikan pandangan umum terkait raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019, berlangsung Senin 15 Juni 2020.
Rapat yang dipimpin oleh H Abdul Hadi didampingi Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda, wakil ketua H Mori Hanafi dan H Muzihir itu juga dihadiri Gubernur NTB diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, HL Gita Ariadi, tetap mengacu protokol Covid-19.
Sebanyak Sembilan fraksi di DPRD NTB hanya menyerahkan pemandangannya secara tertulis kepada pimpinan sidang. Fraksi itu meliputi, Golkar, Gerindra, PPP, PKS, Demokrat, PKB, PAN, BPNR dan Nasdem.
Dipersingkatnya agenda rapat itu, sebelumnya, H Ruslan Turmudzi dari Fraksi Bintang Perjuangan Nurani Rakyat (BPNR) melakukan interupsi.
Menurut dia, jika rapat akan dilangsungkan seperti sebelumnya dikondisi normal tentu akan memakan waktu yang cukup lama.
Sedangkan saat ini, kata politisi PDI Perjuangan itu, dinilainya tidak memungkinkan lantaran faktor situasi dan kondisi dimasa pandemi. Terlebih protokol virus corona juga harus menjadi perhatian.
Oleh karenanya, ia menyarankan agar rapat paripurna dapat dipersingkat. “Bayangkan saja jika satu fraksi menyampaikan (membaca) pemandangan umum fraksinya masing-masing sekitar 30 menit, maka waktu akan cukup lama, karena disini ada sembilan fraksi,” kata dia.
Ruslan pertegas bahwa faktor kondisi saat ini sehingga harus memperhatikam protokol covid, maka sebaiknya pemandangan umum disampaikan langsung atau secara tertulis.
Mendengar hal itu, pimpinan Sidang, H Abdul Hadi meminta pendapat Fraksi lain, apakah dapat disetujui (penyerahan pandangan umum fraksi secara tertulis?, sontak menjawab dengan kompak semuanya menyatakan setuju.
“Sebagai tindak lanjut dari agenda hari ini (kemarin), rapat lanjutan yaitu soal jawaban gubernur akan digelar pada rapat ke III, Rabu 17 Juni 2020 esok,” demikian Abdul Hadi sekaligus menutup sidang paripurna.
Sekedar informasi, dalam pantauan langsung media ini, rapat paripurna dimasa pandemi ini tetap mengedepankan atau menerapkan Protokol COVID-19. Antara lain, yaitu physical distancing, tetap menggunakan masker dan lainnya. (TN-red)





