
Lombok Tengah, Talikanews.com – Masyarakat Batujai Kecamatan Praya Barat menemukan Orok Bayi sudah tak bernyawa lagi dalam keadaan Busuk di Saluran Irigasi Bendungan Batujai Lombok Tengah.
Kasus penemuan Orok bayi tersebut kini sudah ditangani Polres Lombok Tengah.
Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono mengatakan, bahwa mayat orok bayi itu ditemukan pertama kali oleh Kamarudin dan Lalu Pahrurozi warga Desa Penujak yang saat itu sedang memancing.
Saat itu, saksi melihat sebuah tumpukan yang dibungkus kain yang baunya sangat menyegat.”Karena penasaran, saat buka bungkusan itu ternyata mayat bayi,” ujar AKP Priyo Suhartono, Rabu 10 Juni 2020.
Atas informasi itu, pihaknya langsung turun melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat bayi tersebut. Kemudian mayat bayi itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya untuk dilakukan pemeriksaan medis.
“Mayat orok bayi itu dititip di kamar jenazah RSUD Praya untuk kepentingan penyelidikan,” ujarnya.
Dijelaskan, adapun ciri-ciri mayat orok bayi yang ditemukan itu berjenis kelamin laki- laki, diperkirakan baru lahir, bagian tubuh jari kaki dan jari tangan sudah berbentuk sempurna dan masih terdapat tali pusar. Orok bayi tersebut sengaja di buang oleh orang tuannya untuk menutupi aib keluarga, karena diperkirakan hasil hubungan gelap.
“Orok bayi tersebut diduga meninggal sekitar 18 jam lalu, dengan cara dihanyutkan kealiran saluran irigasi Bendungan. Karena kondisi bayi dalam keadaan rusak dan mengeluarkan bau serta sebagian organ dalamnya hilang diduga di makan oleh biawak. Pelaku masih lidik,” pungkasnya (TN-red)