Daerah

Tenaga Medis di Loteng “Berguguran”, Hari Ini 10 Orang Terpapar Virus Corona

Foto: Ilustrasi

Lombok Tengah, Talikanews.com – Tenaga Medis di Kabupaten Lombok Tengah terus “berguguran” diserang kasus Covid-19. Sebelumnya, rilis resmi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB menyebutkan sebanyak 13 orang positif virus corona asal Lombok Tengah. Hari ini Minggu 31 Mei 2020, terdapat penambahan 11 kasus, 10 orang diantaranya tenaga medis.

Adapun tenaga medis yang dinyatakan positif yakni, pasien nomor 642, MJ, (40) laki-laki, asal Desa Bilelando, Praya Timur, Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit, namun riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 643, NWS, (37) perempuan, Kelurahan Leneng, Praya, Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan
ke daerah terjangkit namun, riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 644, DNSA, (42) perempuan, Kelurahan Panji Sari, Praya, Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit namun riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 646, HM, (41) perempuan, Kelurahan Prapen, Praya, Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan
ke daerah terjangkit namun riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 647, MW, (51) laki-laki, usia 51 tahun, Kelurahan Jontlak, Praya, Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit namun riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 648, YP, (39) laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Tiwugalih,
Praya, Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit namun riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 649, PDV, (37) perempuan, penduduk Kelurahan Praya, Praya, Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit namun riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 650, MB, (38) laki-laki, penduduk Kelurahan Praya, Praya, Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit namun riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 651, BHK, (39) perempuan, penduduk Kelurahan Praya, Praya, Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit namun riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Pasien nomor 652, IBS, (33) laki-laki, penduduk Kelurahan Panji Sari, Praya, Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit namun riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Sedangkan untuk pasien nomor 645, inisial AWLP, (29) laki-laki, penduduk Kelurahan Tiwugalih, Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik dan bukan tenaga medis.

Terkait hal itu, Kabag Humas dan Protokoler Setda Lombok Tengah, HL Herdan membenarkan ada penambahan 11 kasus positif baru, termasuk diantaranya 10 orang merupakan tenaga medis.

“Iya, dari 11 penambahan positif virus corona baru, 10 orangnya adalah tenaga medis,” ungkapnya Minggu 31 Mei 2020.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menaati imbauan pemerintah, gunakan masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari tempat keramaian, jangan keluar jika tidak penting. (TN-red)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close