Kasus Positif Covid-19 di Loteng Bertambah, Satgas Rapid Test di Tujuh Titik Zona Merah

Lombok Tengah, Talikanews.com – Adanya penambahan kasus positif virus corona di Lombok Tengah. Membuat tim Satgas Covid-19 rapid test ratusan warga di Tujuh titik masuk zona merah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah H Omdah mengatakan, penambahan kasus itu membuat tim satgas lebih gencar rapid test sesuai hasil contact tracing. Terlebih, terhadap pasien inisial MW asal Desa Jago Kecamatan Praya. Begitu halnya di Wilayah Mujur dan Tanak Awu.

“Hasil contact tracing di Desa Jago itu sebanyak 35 orang. Nah, itu yang kita rapid test,” ungkapnya.

Dia mengatakan, tidak mau kecolongan lagi dengan adanya penambahan sehingga tim gugus tugas covid-19 Loteng bergerak cepat melakukan pemeriksaan rapid test.

Terhadap hasil rapid test 35 orang di Desa Jago, dinyatakan non reaktif.”Ke 35 orang yang kami rapid test asal desa jago itu alhamdulillah hasilnya non reaktif semua,” kata dia.

Kendati demikian Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah menghimbau agar semua masyarakat selalu waspada dan mematuhi protokoler kesehatan yang di keluarkan pemerintah.

“Virus ini tidak terlihat dan tidak diketahui dimana dia berada untuk itu kami mohon agar masyarakat selalu waspada dan selalu patuhi peraturan yang di keluarkan pemerintah,”terangnya

Sementara Tim Gugus Tugas Covid-19 Loteng, sekaligus Pelaksana Tugas BPBD Loteng Murdi mengatakan pemeriksan rapid test di lakukan di 7 lokasi yang terpapar covid-19 yakni di Desa Darek, Desa Labulia, Desa Sukadana, Desa Mujur, Desa Jago dan Keluran Praya dengan hasil pemeriksan non reaktif.

“Tim sudah melakukan pemeriksaan rapid test di 7 lokasi yang di duga telah terjadi kontak erat dan hasil pemeriksaanya semua non reaktif,” tutup Murdi (TN-03)

Exit mobile version