Kasus Positif Covid-19 Baru Pasca Lebaran di NTB Meledak

Mataram, Talikanews.com – Kasus positif Covid-19 baru di Nusa Tenggara Barat pasca lebaran meledak terkonfirmasi sebanyak 49 orang.

“Laboratorium RSUD Provinsi NTB,
Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium RS Unram dan Laboratorium TCM RS Manambai Abdulkadir lakukan pemeriksaan 327 sampel dengan hasil 258 sampel negatif, 20 sampel positif ulangan, dan 49 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif,” ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariyadi, Selasa 26 Mei 2020.

Dia menyampaikan, dibalik penambahan kasus baru, hari ini juga terdapat penambahan 14 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif.

Dengan adanya tambahan 49 kasus baru terkonfirmasi positif, 14 tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 sampai hari ini sebanyak 537 orang, dengan perincian 272 orang sudah sembuh, 9 (sembilan) meninggal dunia, serta 256 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

“Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata dia.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB itu memaparkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.077
orang dengan perincian 435 orang (40%) PDP masih dalam pengawasan, 642 orang (60%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.501 orang, terdiri dari 242 orang (4%) masih dalam pemantauan dan 5.259 orang (96%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 5.427 orang, terdiri dari 1.852 orang (34%) masih dalam pemantauan dan 3.575 orang (66%) selesai pemantauan.

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 59.496 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 3.977 orang (7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 55.519 orang (93%).

Dia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, berlebaran di rumah, beribadah di rumah, senantiasa memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi kepada petugas kesehatan yang tanpa lelah memberikan pelayanan, baik pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat maupun pelayanan pengobatan kepada pasien positif Covid-19 di rumah sakit,” tutupnya (TN-red)

Exit mobile version