Daerah

Satgas Covid-19 Mataram Keluarkan Data Pembanding jumlah Kasus Virus Corona

Mataram, Talikanews.com – Satgas Covid-19 Kota Mataram mengeluarkan data pembanding jumlah kasus virus corona, setelah Gusus Tugas Covid-19 Provinsi NTB menyebut bahwa, penambahan kasus baru hari ini Jumat 22 Mei 2020, di dominasi Kota Mataram sebanyak 25 kasus.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Mataram, H Ahyar Abduh menyampaikan, hari ini, Jumat 22 Mei 2020, pukul 22.00 Wita, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mataram mengkonfirmasi 2 (dua) pasien sembuh dan 18 (delapan belas) kasus baru positif Covid-19, berdasarkan hasil pemeriksaan uji sampel swab Laboratorium RSUD Provinsi NTB dan Laboratorium RS Unram.

“Dengan tambahan pasien tersebut, maka jumlah pasien positif Covid-19 Kota Mataram sebanyak 165 (seratus enam puluh lima) pasien dengan rincian 65 (enam puluh lima) pasien masih dirawat dalam kondisi baik, 97 (sembilan puluh tujuh) pasien sembuh, dan 3 (tiga) pasien meninggal,” ungkapnya.

Ahyar memaparkan rincian pasien sembuh yakni ZT, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien J, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Sedangkan Pasien Positif yakni Pasien AR, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19. Pasien MSPP, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Kontak dengan pasien positif Covid-19 (nomor 391).

Pasien M, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid-19. Pasien ATK, perempuan, usia 17 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi. Dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid-19.

Selanjutnya pasien Nn laki-laki, usia 3 bulan, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid-19. Pasien an. An. APAG, perempuan, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Turide, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid-19.

Pasien ART, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid-19. Pasien S, perempuan, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid-19.

Pasien AS, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid-19. Pasien LRB, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19 (nomor 390).

Pasien WSW, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19 (nomor 390). Pasien BAS, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19 (nomor 391).

Pasien LMR, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah perjalanan daerah pandemi dan tidak memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19. Pasien YS, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid-19. Pasien NA, perempuan, usia 38 tahun, penduduk kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid-19.

Pasien NLAPK, perempuan, usia 7 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid- 19. Pasien LMAW, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid-19.

Pasien NMW, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah pandemi dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Covid-19.

“Pemerintah Kota Mataram tetap mengimbau kepada semua lapisan masyarakat Kota Mataram untuk aktif memutus penyebaran Covid-19 dengan menerapkan social distancing, physical distancing, hindari keramaian, kurangi aktivitas di luar rumah, wajib mengenakan masker, rajin cuci tangan dengan sabun, tetap menggunakan hand sanitizer, dan melakukan pola hidup sehat,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button
Close