Politik

Tuding Sekda Loteng Ingkar Janji, Dewan akan Bentuk Pansus Penggunaan Dana Covid-19

Lombok Tengah, Talikanews.com – Salah seoarang anggota DPRD Loteng, Legewarman tuding Sekda Lombok Tengah HM. Nursiah ingkari janji terkait pola pembahasan relokasi dan refocusing anggaran penangan virus Covid-19.

Tudingan Legewarman itu mengacu hasil rapat rapat Banggar bersama Sekda Loteng Nursiahsempat berjanji akan menyampaikan kepada DPRD Loteng terkait draf Perbup refocusing anggaran penangan virus Covid-19 akan dibahas kembali sebelum ditanda tangan oleh Bupati.

Baca Juga : Ini Jadwal Cuti Bersama Sesuai Edaran Gubernur NTB

“Mana janji Sekda, ini menyangkut anggaran yang harus dipertanggungjawabkan nanti,” ungkapnya, Jumat 22 Mei 2020.

Ketua DPC PBB Loteng ini langsung tuding Sekda ingkar janji karena, Banggar tiba-tiba diberikan Perbup yang sudah ditanda tangani oleh Bupati, hal ini membuat Dewan sangat menyesalkan sikap tersebut.

“Sekda ini sudah tidak menghargai lembaga ini lagi. Kami paham tentang deskresi yang dimiliki Pemda yang diatur oleh Perpu maupun SKB, tapi paling tidak, etika harus di utamakan jangan Pemda merasa diri paling mampu dalam hal ini,” katanya.

Ia juga mengatakan Pemda merasa diri mampu dan jumawa, akhirnya masyarakat yang menjadi korban, terbukti dengan diberikannya sanksi penundaan dana DAU sampai 35 persen.

“Jangan merasa diri paling mampu, buktinya sekarang pemda telah gagal dalam menjalankan kewenangannya,” cetusnya.

Oleh karenanya, Lege menilai Pemda Loteng berkewajiban mempertanggungjawabkan semua ini kepada masyarakat Lombok Tengah, terlebih sampai saat ini, pihaknya belum mengetahui secara pasti terkait berapa anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan covid-19 dan bagaimana pengalokasian anggaran tersebut.

Baca Juga : Gubernur NTB Cabut SKB Shalat Ied di Masjid

“Saya mintak Pemda bertanggangung jawab atas hal tersbut kaerna Partai saya (PBB) akan mendorong DPRD Loteng untuk membentuk pansus terkait penganggaran dana covid-19 yang tidak tranparan itu,” tutupnya. (TN-03)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close