Ekonomi

Dibatasi Jam Operasional, Ini Tanggapan Manejemen Toko Konveksi Apollo di Lotim

Lombok Timur, Talikanews.com – Menyikapi Surat Keputusan Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, nomor: 003.2-504 tahun 2020 tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 syawal 1441 Hijriyah di tengah Pandemi covid-19. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, kembali mengurangi jam operasional pusat perbelanjaan dan toko-toko pakaian di Lotim.

Bupati Kabupaten Lombok Timur, H.M. Sukiman Azmy mengatakan bahwa Pemkab Lotim segera mengambil kebijakan tersebut menyusul adanya surat keputusan Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, nomor: 003.2-504 tahun 2020 tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 syawal 1441 Hijriyah di tengah Pandemi covid-19 yang menutup sementara pusat-pusat perbelanjaan dan toko pakaian di kota Mataram.

Baca Juga : 410 Positif, NTB Belum Aman Dari Corona

Kendati demikian, Sukiman mengaku Pemkab Lotim tidak melakukan penutupan secara total, seperti yang dilakukan di kota Mataram, melainkan hanya mengurangi jam operasionalnya saja, yang mulanya tutup pada jam 18:00 menjadi lebih awal, yakni jam 15:00 Wita.

“Pemda tidak menutup total seperti di Mataram, hanya memberikan pembatasan jam kerja dari jam 09:00 sampai jam 15:00 Wita” ungkapnya. Kamis (21/05).

Sukiman menjelaskan bahwa pembatasan jam operasional itu dituangkan dalam surat keputusan Bupati nomor: 338/139/KBPDN/2020 tentang pengaturan kembali jam operasional pusat perbelanjaan dan toko pakaian di Lotim.

“Hari ini kita langsung buatkan surat. Itu berlaku untuk semua toko bear yang ada di Lombok Timur” tuturnya.

Adapun bagi yang tidak taat pada ketentuan surat tersebut, Sukiman berjanji akan mengambil tindakan tegas terhadap mereka, yakni dengan melakukan penutupan secara paksa.

“Di dalam surat itu sudah ada ketentuannya bagi yang tidak taat, kita tutup secara paksa,” jelasnya.

Menanggapi surat Bupati itu, manajemen toko Apollo Pancor Lombok Timur, Aan mengatakan bahwa, apapun keputusan pemerintah daerah Lotim pihak toko Apollo akan selalu mentaatinya. Karena menurutnya, semua aturan yang diberlakukan oleh pemerintah semata-mata untuk kebaikan bersama.

Baca Juga : Sekda Lotim. Aturan Berubah-ubah. Pemerintah Tidak Konsisten

Aan menjelaskan, jauh sebelum pemerintah melakukan pembatasan jam operasional, pihak Apollo sudah melakukan pembatasan jumlah pengunjung yang datang ke tokonya.

“Meskipun ribuan yang datang, tetapi kami tidak akan melayani semuanya. Karena itulah kami melakukan pembatasan di pintu masuk toko,” ujarnya.

Dia mengaku bahwa selain melakukan pengecekan suhu badan terhadap konsumen yang datang, pihaknya juga tidak mengizinkan mereka masuk jika tidak memakai masker.

“Untuk ibu-ibu yang bawa bayi juga tidak kami izinkan untuk berbelanja,” tutupnya. (TN-08)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close